I Ketut Kaler
Program Studi Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KEMANDIRIAN WANITA PENYAYANG DISABILITAS MELALUI PROGRAM HWDI DI PROVINSI BALI: STUDI KASUS KOTA DENPASAR Kharisma Maulidia; Ida Ayu Alit Laksmiwati; I Ketut Kaler
Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan Vol. 23 No. 2 (2023): Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan
Publisher : Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/ds.v23i2.4853

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Denpasar dalam meningkatkan kemandirian wanita penyandang disabilitas di Provinsi Bali, dengan fokus pada studi kasus Kota Denpasar. Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Denpasar bertujuan untuk memberdayakan wanita penyandang disabilitas agar dapat produktif dan meningkatkan kemandirian. Penelitian ini menerapkan Teori Penberdayaan dan Teori Pendidikan sebagai kerangka konseptual. Pendekatan kualitatif dengan metode etnografi digunakan untuk menggali informasi mendalam tentang berbagai program yang diterapkan oleh HWDI Kota Denpasar. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HWDI Kota Denpasar telah berhasil mengimplementasikan beragam program yang signifikan dalam meningkatkan kemandirian anggotanya. Program-program ini termasuk pembentukan Dewan Pengurus Cabang (DPC) untuk memberikan peluang partisipasi aktif anggota dalam pengambilan keputusan organisasi, vaksinasi untuk mendukung kesehatan wanita penyandang disabilitas, capacity building untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan anggota, pemeriksaan kesehatan reproduksi, telekonseling kesehatan mental, dan Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) untuk memfasilitasi kemandirian ekonomi. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan program-program serupa di tempat lain dan menyoroti peran penting organisasi seperti HWDI dalam mendorong inklusi dan pemberdayaan wanita penyandang disabilitas.