Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Sukuk sebagai Instrumen Moneter dan Investasi dalam Ekonomi Islam Assifa Khairiah Saragih; Sukma Anggriani; Muhammad Azhari; Muhammad Arfan Harahap
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.249

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan sukuk sebagai instrumen moneter dan investasi dalam ekonomi Islam, termasuk evolusi historis dan kontribusinya terhadap stabilitas keuangan syariah di Indonesia dan global. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui tinjauan literatur sistematis (SLR) dari sumber sekunder seperti Google Scholar dan Scopus, tanpa pengumpulan data primer. Hasil menunjukkan pasar sukuk global mencapai USD 1.213,64 miliar pada 2024 dengan proyeksi USD 3.991,35 miliar pada 2033; di Indonesia, penerbitan Sukuk Negara hingga Rp2.590 triliun per Maret 2024 menjadikannya penerbit terbesar dunia, mendukung likuiditas BI dan inklusi keuangan melalui inovasi seperti Green Sukuk dan CWLS.
Inovasi Fundraising Wakaf Digital Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Kota Medan Kecamatan Medan Perjuangan Azzahra Mufida Harahap; Muhammad Azhari; Vanya Dwi Kinanti; Yenni Samri Julianti Nasution
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2026 : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i2.861

Abstract

Dalam kegiatan amal Islam, teknologi finansial (fintech) telah mengubah segalanya, terutama dengan wakaf tunai dan instrumen wakaf berbasis tunai lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji cara-cara inovasi penggalangan dana wakaf digital telah digunakan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat di Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, untuk menentukan variabel apa yang memengaruhi pilihan masyarakat, dan untuk memetakan kesulitan praktis yang telah dihadapi.  Studi ini menggunakan strategi penelitian deskriptif metode campuran, mengumpulkan data kuantitatif dari 15 responden yang dipilih secara acak menggunakan kuesioner terstruktur dan data kualitatif dari 5 informan kunci melalui wawancara mendalam yang dipilih menggunakan prosedur sampel bertujuan. Mayoritas masyarakat bereaksi positif terhadap perubahan digitalisasi wakaf, menurut studi deskriptif. Sembilan puluh tiga persen dari mereka yang disurvei mengatakan teknologi dapat membuat lebih banyak orang terlibat dengan wakaf, dan delapan puluh tujuh persen berpikir platform digital jauh lebih baik daripada cara lama. Kualitas iklan media sosial, kemudahan penggunaan yang dirasakan, atau literasi wakaf digital semuanya berperan dalam tingkat keterlibatan aktual yang rendah (53,3% telah melakukan transaksi). Namun, tantangan utama terhadap penetrasi wakaf digital secara komprehensif meliputi kepercayaan publik terhadap privasi dan keamanan data (60%) atau akuntabilitas dan keterbukaan dalam pelaporan dana (53,3%). Untuk mengubah kesan positif menjadi janji kontribusi berkelanjutan, penelitian ini menyarankan agar nazhir memperluas lingkungan digital terintegrasi mereka melalui kemajuan sistem siber, hubungan strategis dengan organisasi keagamaan lokal, dan pendidikan publik yang terorganisir.