Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MINERALISASI NITROGEN TANAH PADA BERBAGAI PENGELOLAAN TANAMAN KOPI (Coffea L.) DI KECAMATAN TUTUR-PASURUAN Novita Risti Azahra; Wanti Mindari; Setyo Budi Santoso
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 9 No. 1 (2021): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Agrotechnology Study Program, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses mineralisasi bertanggung jawab atas ketersediaan N dalam tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji pengelolaan lahan kopi (Coffea L.) dan iklim terhadap laju mineralisasi Nitrogen tanah. Penelitian inkubasi in-situ dengan menanamkan ring pvc silinder panjang 15,5 cm; diameter 14 cm yang sudah dilubangi disekelilingnya dan penutup berkawat/ jaring agar hewan seperti kalajengking dan ular tidak masuk ke dalam lubang. Penelitian ini disusun menurut rancangan acak kelompok faktorial yang diulang 3 kali. Faktor 1 : 3 macam pengelolaan lahan dan faktor 2 : 4 jenis bahan organik.Tingkat mineralisasi N dievaluasi terhadap kadar N-nitrat dan N-amonium tanah. Kadar N NH4+ tertinggi sebesar 0,060% terdapat pada perlakuan L1S3 (lahan pertama, ring campuran) dan konsentrasi NH4+ terendah pada perlakuan L3S1 (lahan ketiga, ring kontrol) 0,03%. Konsentrasi NO3- terjadi interaksi dengan konsentrasi NO3- tertinggi pada perlakuan L2S3 (lahan kedua, ring campuran) 0,092% dan konsentrasi NO3- terendah pada perlakuan L1S1 (lahan pertama, ring kontrol) 0,013% dengan nilai BNT 5% sebesar 0,023%. Jadi mineralisasi nitrogen yang paling cepat terjadi pada tanah yang mendapatkan seresah tanaman penaung (campuran / S3). Nilai laju mineralisasi sangat dipengaruhi oleh suhu, peningkatan nilai laju mineralisasi akibat suhu tersebut disebabkan karena proses dekomposisi bahan organik yang menjadi lebih cepat.
EFEKTIVITAS SERAPAN P DAN HASIL PADI (Oryza sativa L.) SAWAH AKIBAT PEMBERIAN PUPUK Si DAN ASAM HUMAT Muhammad Dzikrullah; Wanti Mindari; Rossyda Priyadarshini
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 9 No. 1 (2021): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Agrotechnology Study Program, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambahan jumlah penduduk serta masalah alih fungsi lahan yang terus meningkat menimbulkan masalah ketahanan pangan. Program pemerintah telah dilakukan seperti perluasan lahan marginal daerah pesisir pantai yakni lahan salin. Tujuan penelitian untuk mengkaji efektivitas serapan P akibat pemberian asam humat dan silika terhadap produksi tanaman padi sawah. Metode penelitian disusun dengan rancangan acak kelompok yang diulang 3 kali. Luasan tanam ukuran 2x2 m2, perlakuan 4 macam meliputi : a. kontrol b. asam humat c. silika d. asam humat + silika. Hasil penelitian menunjukkan pemberian asam humat + silika berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan padi dengan rata-rata tinggi tanaman 85,74 cm pada 10 mst dan hasil produksi padi sebesar 4,20 ton.ha-1. Asam humat + silika juga mampu memperbaiki sifat kimia tanah : pH 6,95 KTK 40,24 dan P-tersedia 197,6. Hal tersebut karena kemampuan asam humat dapat mengkhelat dengan melepas ikatan P dari jerapan unsur logam dan silika dapat meningkatkan kadar P di dalam tanah menjadi bentuk yang lebih tersedia bagi tanaman.