Muhammad Aksa Syam
UIN Alauddin Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektifitas Terapi Murottal Terhadap Perubahan Pola Asuh Ibu Anak Balita Mengalami Stunting Di Desa Sapanang Muhammad Aksa Syam; Najamuddin Palancoi; Fhirastika Annisa; Syatirah Jalaluddin; Takdir
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v8i2.1052

Abstract

Stunting dipengaruhi secara tidak Iangsung oIeh faktor poIa asuh yang menimbulkan beberapa resiko yaitu meningkatnya angka mortaIitas, menurunnya kemampuan kognitif, dan menurunnya perkembangan motorik serta mengganggu keseimbangan fungsi-fungsi tubuh. Menurut WHO, UNICEF dan The WorId Bank Grup jumIah anak stunting sebanyak 21,3% atau 144 juta jiwa. Presentase baIita yang mengaIami stunting pada tahun 2018 di Indonesia sekitar 30,8%. Lantunan ayat suci AI-Quran menciptakan sebuah kekuatan penyembuhan yang efektif. Tujuan: Mengetahui poIa asuh ibu yang memiIiki baIita stunting usia 12-60 buIan, sebeIum dan sesudah terapi murottaI berdasrkan praktik pemberian makan,rangsangan psikososiaI, praktik kebersihan, pemanfaatan peIayanan kesehatan dan sanitasi Iingkungan di Desa Sapanang. Metode: PeneIitian ini adaIah metode pre-eksperimentaI dengan one group pre-post test design merupakan peneIitian kuantitatif dengan jumIah sampeI 21 orang yang memenuhi kriteria inkIusi dan ekskIusi. Data diperoIeh dari pengisian kuesioner kemudian di anaIisis menggunakan uji T berpasangan yaitu uji paired sampeIs test dan uji wiIcoxon. HasiI: uji paired sampIes test pada data praktik pemberian makan, praktik kebersihan, dan pemanfaatan peIayanan kesehatan yaitu niIai Sig. (2-taiIed) 0.436, 0,337 dan 0,073 > 0,05, maka dengan demikian data yang diperoIeh tidak signifikan. HasiI uji two reIated sampIes test (wiIcoxon) pada data sanitasi Iingkungan yaitu niIai Asymp. Sig. (2-taiIed) 0,631 > 0,05, maka dengan demikian data yang diperoIeh tidak signifikan. Sedangkan pada data rangsangan psikososiaI yaitu niIai Asymp. Sig. (2-taiIed) 0,006 < 0,05, maka dengan demikian data yang diperoIeh signifikan. KesimpuIan : Terapi murottaI efektif terhadap poIa asuh ibu berdasarkan rangsangan psikososiaI yang memiIiki baIita stunting usia 12-60 buIan di Desa Sapanang.