Gede Adi Tiana
STAH NEGERI MPU KUTURAN SINGARAJA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA DAN IMPLEMENTASI TRI KAYA PARISUDHA DALAM PENCAPAIAN KESUCIAN SPIRITUAL Gede Adi Tiana
Vidya Darsan: Jurnal Mahasiswa Filsafat Hindu Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/darsan.v5i1.3570

Abstract

Permasalahan moral belakangan ini banyak bermunculan, khususnya di kalangan remaja. Hal ini memerlukan pertimbangan yang luar biasa mengenai pentingnya kualitas moral. Ketika orang tidak bertindak etis, mereka akan mendapat banyak masalah. Dalam pelajaran agama Hindu terdapat gagasan-gagasan yang berhubungan dengan kualitas mendalam atau Susila. Ajaran Susila tentang Tri Kaya Parisudha merupakan bagian dari Kerangka Tri Dasar Agama Hindu. Kerangka ini terdiri dari tiga bagian: (1) pemikiran yang baik, yang disebut Manacika Parisudha; (2) mengungkapkan hal-hal baik yang disebut Wacika Parisudha; dan (3) berkelakuan baik yang disebut Kayika Parisudha. Penggunaan ajaran Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan sehari-hari sangat tepat untuk memahami pelajaran agama Hindu secara lebih mendalam. Latihan dunia lain adalah cara yang dapat meningkatkan perhatian, pengakuan terhadap diri sendiri dan orang lain, dan secara umum kepuasan hidup. Memang benar, perwujudan agama adalah dunia lain, namun dunia lain itu sendiri bukanlah agama. Agama Hindu pada dasarnya mengajarkan bahwa setiap perkataan dan aktivitas manusia dimulai dari jiwa. Pada dasarnya, pengendalian jiwa telah menjadi komitmen manusia. Tri Kaya Parisudha artinya pikiran seseorang harus selalu terkendali agar terhindar dari perilaku buruk dan penyakit. Cara yang paling umum untuk mencapai kebajikan dunia lain dalam situasi ini adalah dengan memahami pelajaran agama Hindu secara umum, salah satunya adalah dengan memahami pentingnya dan melaksanakan pelajaran Tri Kaya Parisudha. Terlaksananya hikmah Tri Kaya Parisudha selama menunaikan kebajikan dunia lain hendaknya dapat dilakukan dengan memohon mendekatkan diri kepada Tuhan, sehingga dapat terus menerapkan hikmah yang datang dari-Nya.