Titi Sumarni
Program Studi Kebidanan, Universitas Indonesia Maju, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Sikap, Akses Informasi dan Jarak Fasilitas Kesehatan Terhadap Pemilihan Tenaga Pertolongan Persalinan: The Relationship between Attitudes, Access to Information and Distance to Health Facilities on the Selection of Birth Assist Personnel Titi Sumarni
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/sjki.v2i1.66

Abstract

Pendahuluan: Tenaga kesehatan merupakan salah satu upaya dan strategi pelayanan kesehatan dalam menangani masalah kesehatan ibu dan anak sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan ibu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi sikap, akses informasi dan jarak fasilitas kesehatan terhadap pemilihan penolong persalinan di Puskesmas Cijeruk tahun 2022 Metode: Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross-sectional dengan populasi seluruh ibu bersalin di Puskesmas Cijeruk pada bulan Desember 2021-Januari 2022 dan sampel sebanyak 61 responden dan pengambilan data dengan kuesioner kemudian dianalisis univariat dan bivariat. Hasil: Hasil analisis menunjukkan nilai Sikap (p-value=0,009), Odd Ratio (19.500). Akses Informasi (p-value=0,028), Odd Rasio (10.500) dan Jarak Fasilitas Kesehatan (p-value=0,001), Odd Ratio (1.385). Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara sikap, akses informasi, jarak dari fasilitas kesehatan dengan pemilihan penolong persalinan. sikap positif berpeluang 19 kali memilih tenaga pertolongan persalinan dengan tenaga kesehatan dibandingkan sikap negatif. akses informasi mudah berpeluan 10 kali memilih tenaga pertolongan persalinan dengan tenaga kesehatan dibandingkan akses informasi tidak mudah. jarak fasilitas kesehatan dekat memiliki peluang 1 kali memilih tenaga pertolongan kesehatan dengan tenaga kesehatan dibandingkan jarak jauh.