Muhammad Arif Tanzil, La Ode Monto Bauto, Sarmadan
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) Studi di Kelurahan Bende Kecamatan Kadia KotaKendari) Muhammad Arif Tanzil, La Ode Monto Bauto, Sarmadan
Welvaart : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 1, No 1 (2020): Edisi Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.161 KB) | DOI: 10.52423/welvaart.v1i1.10857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui implementasi program KOTAKU di Kelurahan Bende Kecamatan Kadia Kota Kendari.(2) Mengetahui manfaat program KOTAKU di Kelurahan Bende Kecamatan Kadia Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu pendekatan penelitian yang bertujuan untuk memahami obyek secara mendalam. Penentuan informan dalam penelitian ini dengan cara purposive sampling. Adapun jenis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif, sumber data yang di gunakan yakni data primer dan data sekunder. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik analisis data dalam penelitian ini di analisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) Implementasi program kota tanpa kumuh di Kelurahan Bende dapat dikatakan berjalan secara efektif. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya beberapa persyaratan implementasi menurut Petunjuk Teknis Operasional Program Kota Tanpa Kumuh dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin di Kawasan Perkotaan, yakni dilaksanakannya kegiatan sosialisasi yakni dilaksanakan di RW sasaran dengan mengundang masyarakat, kegiatan perencanaan yakni menentukan dan menyepakati kawasan prioritas, kegiatan pelaksanaan yang didahului kegiatan persiapan yakni pemantapan tim panitia penanggung jawab setiap program kemudian pelaksanaan dengan mendorong keterlibatan masyarakat, keberlanjutan yakni pembentukan panitia yang mendampingi masyarakat memelihara program yang sudah dilaksanakan serta evaluasi program agar dapat diketahui pelaksanaan kegiatan yang perlu mendapat perbaikan.