Muhammad Ryas Wijaya
Universitas Muhammadiyah Makassar,indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Dalam Pembelajaran Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas XI UPT SMAN 3 Pangkep Lulu Putri; Muhammad Ryas Wijaya
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.626

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan desain model pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Pangkep. Kendala yang dihadapi guru dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah saat menulis teks eksplanasi untuk pembelajaran XI SMA Negeri 3 Pangkep Penelitian ini dilakukan dengan guru dan siswa di kelas XI SMA Negeri 3 Pangkep. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. information yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif, hasil penelitian ini adalah Guru merencanakan model pembelajaran berbasis masalah berupa RPP berdasarkan isi mata kuliah 2013;Guru menerapkan model pembelajaran berbasis masalah yang sesuai dengan sintaks masalah di dalam Pembelajaran Berbasis Masalah. Hambatan yang ditemui atau ditemui guru dalam menerapkan model pembelajaran berbasis masalah untuk belajar menulis teks eksplanasi berasal dari pengalaman guru dalam mengidentifikasi topik yang menarik dan kemampuan guru dalam mengatur waktu yang dibutuhkan untuk pembelajaran, karena model pembelajaran ini membutuhkan waktu yang lebih lama dari sisi siswa yang memang membutuhkan perhatian lebih untuk menggambarkan perbedaan kemampuan siswa. Kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa menjadi kendala yang sangat sulit bagi guru karena version pembelajaran berbasis masalah menuntut siswa untuk dapat berpikir kritis.