Syamsudin Syamsudin
Program Doktoral Pendidikan Olahraga, Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, Kelud Utara III, Semarang 50111, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pemasaran Olahraga Binaraga I Made Dwi Sastra Wargama; Cici Musliha; Syamsudin Syamsudin; Titis Pambudi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Binaraga adalah suatu cabang olahraga yang mempersentasikan hasil latihan yang lama dan memperlihatkan seluruh bagian otot tubuhnya. Kepopuleran binaraga menurun saat pandemi Covid-19, penurunan aktifitas ditempat pusat kebugaran karena ada penutupan membuat binaraga menjadi terlupakan dan asing di masyakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pandangan berdasarkan peneltian terdahulu mengenai strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan kembali popularitas olahraga binaraga. Metode dalam peneltian ini adalah literature review, metode ini tepat digunakan karena kepustakaan yang nantinya akan mendukung saat proses pengkajian serta menjawab permasalahan dalam penelitian yang diangkat dalam penelitian ini. Penyaringan artikel sebagai bahan literasi sudah melalui filtrasi yang dilakukan bertujuan untuk mempertajam konsep yang akan menjadi simpulan. Artikel yang digunakan adalah artikel yang secara langsung berkaitan dengan variabel peneltian yaitu penerapan strategi pemasaran olahraga dan juga peningkatan olahraga binaraga. Pemasaran olahraga binaraga sebaiknya lebih mempriotitaskan pada kekuatan olahraga binaraga yaitu sebagai upaya untuk menjaga bahkan peningkatan kebugaran masyarakat, meningkatkan kualitas fisik, menambah penampilan, serta kesehatan. Adapun solusi yang ditawarkan agar olahraga binaraga semakin banyak diminati dan menjadi trend tentu perlu adanya sebuah strategi pemasaran yang tepat, dan melibatkan produsen suplement (paling mudah) karena mereka bisa menjual produknya dalam kompetisi dan setelah kompetisi.