Maryanto Maryanto
Pendidikan Seni Pertunjukan, FKIP, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. Brigjen Hasan Basry Banjarmasin Kalimantan Selatan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Higayon Ministry Sebagai Pengembang Seni Paduan Suara Youth dan Mix Choir di Banjarmasin Kalimantan Selatan Maryanto Maryanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Higayon Ministry adalah kelompok paduan suara yang secara konsisten mampu menggelar pertunjukan paduan suara setiap tahun, dan telah memiliki prestasi tingkat lokal maupun nasional. Paduan suara Higayon secara berkala mengadakan konser musik paduan suara sebagai upaya memotivasi anggota paduan suara untuk tampil lebih baik, maupun ajang promosi dan apresiasi kepada masyarakat. Penelitian ini merupakan bentuk penelitian kualitatif dengan pendekatan manajemen pada aktivitas kelompok paduan suara Higayon Ministry Banjarmasin dalam menyiapkan pertunjukan paduan suara. Secara umum paduan suara di Banjarmasin pada tingkat pelajar ataupun mahasiswa dan umum, belum dapat mengelola paduan suara dengan baik. Mengungkapkan manajemen pertunjukan bertujuan pada pengembangan paduan suara sehingga dapat dirasakan kemajuannya. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa manajemen pertunjukan paduan suara Higayon Ministry menerapkan secara sederhana teori David Fred tentang fungsi manajemen yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian, koordinasi, monitoring, penggerakan, pengawasan, penggalangan dana (fundraising). Terdapat kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman berdasarkan analisis SWOT yang dapat digunakan Higayon Ministry dalam evaluasi hasil kerja. Peneliti menyimpulkan manajemen pertunjukan paduan suara Higayon Ministry belum menjalin kerjasama yang jelas dengan instansi terkait pengembangan seni budaya sehingga berdampak pada kesulitan dalam pendanaan pertunjukan. Anggota paduan suara Higayon Minsistry dalam tugas kinerja selain sebagai penyanyi merangkap sebagai panitia penyelenggara pertunjukan, sehingga berdampak pada hasil kinerja yang kurang optimal.