Margaretha Senda
Ikatan Fisioterapi Indonesia, Kota Jakarta, Provinsi DKI Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KEBUGARAN PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS STABIL DENGAN MEMANFAATKAN STATIC CYCLE Stephanus Liwun; Yohanes Maria Vianney Basyari Liwun; Margaretha Senda
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i02.p19

Abstract

Pendahuluan: Penyakit paru obstruktif kronik merupakan penyakit yang sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Umumnya penyakit ini disebabkan oleh kebiasaan merokok yang dilakukan oleh pasien. Prevalensi perokok tinggi terjadi pada kelompok usia 25-64 tahun dalam rentang 37- 38,2%, sedangkan penduduk kelompok usia 15-24 tahun yang merokok setiap hari sudah mencapai 18,6%. Prevalensi perokok 16 kali lebih tinggi pada pria (65,9%) dibandingkan wanita (4,2%). Metode: penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi deskriptif pada pasien penyakit paru obstruktif kronik. Jumlah subjek penelitan adalah 2 (dua) orang pasien dengan kondisi diagnosis medis berupa penyakit paru obstruktif kronik stabil. Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi setelah melakukan empat kali terapi menunjukkan peningkatan VO2Max dengan uji coba berjalan 6 menit. Subjek pertama memiliki selisih VO2Max sebesar 0.17 dan subjek kedua sebesar 0.04. Berdasarkan observasi selama latihan, kedua pasien memiliki peningkatan VO2Max. Simpulan: Pertama, faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan kebugaran seperti faktor patologis di mana penderita penyakit paru obstruktif kronik yang seringkali disertai sesak sehingga pasien kekurangan oksigen pada tubuhnya. Kedua, hasil latihan menggunakan static cycle menunjukkan adanya peningkatan kebugaran kardiopulmonal.