R. Prawira Bayu Putra Dewa
Alumni Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN PUSTAKA: BIOMARKER DIAGNOSIS DAN THARGETED THERAPHY PSORIATIC ARTHRITIS Gede Resha Wisadianta; R. Prawira Bayu Putra Dewa
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.11813

Abstract

Abstrak: Kajian Pustaka: Biomarker Diagnosis Dan Thargeted Theraphy Psoriatic Arthritis. Psoriatic arthritis (PsA) adalah radang sendi kronis yang berhubungan dengan psoriasis (PsO) dan ditemukan pada sekitar 20% pasien dengan PsO. Diperkirakan prevalensi PsA 0,05% sampai 0,25% pada populasi umum dan sekitar 6% sampai 41% pada pasien psoriasis. Dalam penegakan diagnosis PsA dapat menggunakan berbagai kriteria diagnosis. Kuesioner yang berisi pertanyaan penting tentang gejala sendi, kekakuan di pagi hari, dan fungsi dapat membantu diagnosis PsA. Terdapat tiga kuesioner yang sering digunakan untuk skrining pasien dengan psoriasis dan artritis. Biomarker adalah penanda yang objektif dan berguna untuk diagnosis dan evaluasi perubahan status fisiologis pasien dengan PsA. Sampai saat ini, tidak ada biomarker khusus penyakit yang telah diidentifikasi untuk PsA. Akibat kemajuan dalam patogenesis PsA kini telah diidentifikasi beberapa jalur inflamasi yang didorong oleh sitokin dan telah berhasil menargetkan beberapa inhibitor spesifik. Pengobatan PsA didasarkan pada terapi non farmakologis dan farmakologis. IL-17 atau IL-23 adalah kunci dalam perkembangan penyakit PsA. Penggunaan molekul yang memblokir sitokin ini menunjukkan manfaat dalam mengendalikan aktivitas penyakit dan mencegah perkembangannya