Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK PREEKLAMSIA BERDASARKAN EARLY ONSET PREECLAMSIA (EOPE) DAN LATE ONSET PREECLAMSIA (LOPE) RSUD DR SLAMET GARUT JAWA BARAT Natasha Cita Paradhita Kusuma; Fadil Hidayat
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.10772

Abstract

Abstrak: Karakteristik Preeklamsia Berdasarkan Early Onset Preeclamsia (EOPE) dan Late Onset Preeclamsia (LOPE) RSUD Dr Slamet Garut. Preeklamsia adalah tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg untuk kali pertama setelah  20  minggu usia gestasi. Terdapat preeklamsia onset dini pada usia gestasi <34 minggu dan preeklamsia onset lambat pada usia gestasi ≥34 minggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik  preeklampsia berdasarkan onset dini dan onset lambat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian potong lintang (cross sectional), secara deskriptif dengan metode penelitian non-random sampling. Terdapat 107 kasus preeklamsia, prevalensi kasus preeklamsia onset dini sebesar 90 kasus (86%) dan kasus preeklamsia onset lambat  sebesar 15 kasus (14%). Terdapat distribusi tertinggi pada kelompok 20-30 tahun pada EOPE sekitar 93,5% dan LOPE sekitar 6,5%. Jumlah paritas tertinggi pada multipara, yakni EOPE (85,5%) dan LOPE (14,5%). Adanya riwayat hipertensi juga terjadi pada kasus EOPE (86,4%) dan LOPE (13,6%). Sebagian besar ibu preeklampsia telah melaksanakan Antenatal Care (ANC) secara rutin pada kasus EOPE sebesar (85,9%) dan LOPE (14,1%). Riwayat preeklampsia juga dapat menjadi penyerta pada EOPE sebanyak (90,6%) dan LOPE (9,4%).