This study aimed to increase students’ interest in learning using joyfull learning strategies in natural science subjects in fifth grade students of SD Negeri Pannara. The type of this research used classroom action research and used a quantitative approach. In this classroom action research there were 2 cycles where in each cycle consisted of 3 meetings. Subjects in this study were all fifth grade students of SD Negeri Pannara of Makassar City, totaling 31 students consisting of 15 boys and 16 girls. Data collection techniques used observation, questionnaires, and documentation. The research instrument used observation, questionnaires, and documentation. The result of the research were in cycle I and cycle II. Where in cycle I there was student interest in learning with an average value of 37 with a presentation of 48.3% in the less interested category, for teaching activities the teacher reaches a presentation of 71.79% with a good category and student learning activities reach a percentage of 74.35% in the good category, while in the second cycle there was interest in learning with and average grade of 69 with a presentation 0f 87.9% for teacher teaching activities reaching a presentation of 97.43% in the very good category and student learning learning activities with a presentage of 94.87% in the very good category. So that it can be seen an increase in cycle II which experienced a significant increase.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa menggunakan Strategi Pembelajaran Joyfull Learning mata pelajaran IPA pada siswa kelas V SD Negeri Pannara. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam Penelitian Tindakan kelas terdapat 2 siklus dimana pada setiap siklusnya terdiri dari 3 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Pannara Kota Makassar yang berjumlah 31 orang siswa yang terdiri dari laki-laki 15 orang dan perempuan 16 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, Angket dan Dokumentasi. Instrument penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan Observasi, Angket dan Dokumentasi. Hasil penelitian pada siklus I dan siklus II. Dimana pada siklus I terdapat minat belajar dengan nilai rata-rata 37 dengan presentasi 48,3% kategori kurang berminat, untuk aktivitas mengajar guru mencapai prestasi 71,79% dengan kategori baik dan aktivitas belajar siswa mencapai presentasi 74,35% kategori baik, sedangkan pada siklus II terdapat minat belajar dengan nilai rata-rata kelas 69 dengan presentasi 87,9%, untuk aktivitas mengajar guru mencapai presentasi 97,43% kategori sangat baik, dan aktivitas belajar siswa mencapai presentasi 94,87 kategori sangat baik. Sehingga dapat dilihat peningkatan pada siklus II yang mengalami peningkatan yang signifikan.