Muta'allim Muta'allim
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari Bondowoso, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendidikan Pranikah dalam Meminimalisir Perceraian pada Masyarakat Paguan Misbahul Munir; Muta'allim Muta'allim; Hossaima Hossaima
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v5i3.241

Abstract

Pernikahan dini di wilayah pedesaan masih menjadi isu krusial yang mengancam ketahanan keluarga dan memicu kemiskinan struktural akibat rendahnya kesiapan mental serta finansial. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguraikan problem kultural tersebut di Desa Paguan, Kabupaten Bondowoso, dengan tujuan membekali generasi muda dan orang tua mengenai urgensi kematangan pranikah sebagai strategi preventif jangka panjang. Pendekatan pengabdian yang digunakan berbasis pendampingan partisipatif melalui strategi intervensi komunitas, yang diwujudkan teknis dalam bentuk sosialisasi persuasif, lokakarya interaktif kesehatan reproduksi, dan fasilitasi ruang dialektika bersama tokoh agama dan perangkat desa. Hasil pengabdian menunjukkan terjadinya transformasi sosial dan pergeseran paradigma yang signifikan di masyarakat. Orang tua kini lebih memprioritaskan keberlanjutan pendidikan anak, dan remaja desa mulai aktif menolak perjodohan dini demi merencanakan masa depan karier mereka. Lebih dari itu, pengabdian ini berhasil menstimulasi institusionalisasi nilai melalui pembentukan pranata sosial baru berupa Edukasi Remaja Paguan serta melahirkan pemimpin lokal dari kalangan pemuda yang mandiri mengawal gerakan pencegahan. Kesadaran baru ini tidak hanya menurunkan angka pengajuan dispensasi nikah secara drastis, tetapi juga memperkuat fondasi ketahanan keluarga masyarakat pedesaan menuju pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.