Atik Rochaeni
Universitas Jenderal Achmad Yani, Cimahi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Interpretasi dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bandung Atik Rochaeni
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 21 No. 2 (2023): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v21i2.143

Abstract

The phenomenon of waste management that has not met expectations is caused by the increasing population, the sectoral understanding of the apparatus, and the lack of community participation in waste management. This research aims to examine the interpretation dimension in the implementation of waste management policies. This research is designed based on a qualitative approach with a descriptive analysis method. The data collection techniques are through interviews, observation, literature/documentation studies. The informants are all interested parties, both government officials and other stakeholders. Based on the research results, it can be stated that the interpretation dimension in the implementation of waste management policies in Bandung Regency has not been fully realized effectively. That is, it has not been done comprehensively, has not been followed by changes in mindset and behavior, and has not established synergistic cooperation between stakeholders. The findings of new concepts, namely community understanding and participation in program implementation, are factors that determine the success of the interpretation dimension in policy implementation. Fenomena pengelolaan masalah persampahan yang belum sesuai harapan, disntaranya disebabkan oleh semakin meningkatnya jumlah penduduk, pemahaman aparat yang masih bersifat sektoral, serta kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai dimensi interpretasi dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah. Penelitian ini dirancang berdasarkan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi kepustakaan/dokumentasi. Informannya adalah semua pihak yang berkepentingan, baik kalangan aparat pemerintah maupun dari stakeholders lainnya. Berdasarkan hasil penelitian , dapat dikemukakan bahwa dimensi interpretasi dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung, belum sepenuhnya direalisasikan secara efektif. Artinya, belum dilakukan secara komprehensif, belum diikuti perubahan mind set dan perilaku, serta belum terjalinnya kerjasama yang sinergis antar stakeholder. Adapun temuan konsep baru, yakni pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program, menjadi faktor yang menentukan keberhasilan dimensi interpretasi dalam implementasi kebijakan.