Andy Moorad Oesman
Pendidikan Bahasa Jepang, Bahasa dan Sastra Asing Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA YANG BERASAL DARI JAWA DAN LUAR JAWA DI SMK BAGIMU NEGERIKU SEMARANG mega silvia jelita; Andy Moorad Oesman; dyah prasetiani
Chi'e: Journal of Japanese Learning and Teaching Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chie.v4i1.8425

Abstract

Motivasi mempunyai peranan yang penting dalam kegiatan belajar. Tetapi, motivasi setiap pembelajar ada kalanya berbeda. Motivasi yang berbeda pada tiap pembelajar dapat mempengaruhi ketercapaian dalam tujuan belajarnya. Perbedaan motivasi setiap siswa dikarenakan berbagai faktor, antara lain adalah cita-cita siswa, kemampuan siswa, kondisi siswa,dan  kondisi lingkungan siswa. Setiap siswa tentu mempunyai kondisi lingkungan yang berbeda seperti lingkungan tempat tinggal atau daerah asal yang berbeda dan latar belakang keluarga yang berbeda. Perbedaan latar belakang siswa menjadi faktor yang mempengaruhi motivasi belajar, terlihat juga di SMK Bagimu Negeriku Semarang. Berdasarkan pengamatan peneliti selama kegiatan praktik pengalaman lapangan (PPL), terdapat siswa yang berasal dari latar belakang daerah yang berbeda. Hal ini dikarenakan siswa di sekolah ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain perbedaan kondisi lingkungan siswa, tempat tinggal, dan latar belakang keluarga, terdapat pula perbedaan hasil belajar (termasuk hasil belajar bahasa Jepang) pada siswa kelas XI. Hasil belajar siswa  kelas XI yang berasal dari Jawa cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang berasal dari luar Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar siswa dari Jawa dan luar Jawa, serta perbandingannya. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kuantitatif dan kualitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Bagimu Negeriku Semarang sebanyak 125 siswa dan 50 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil angket, motivasi belajar siswa yang berasal dari Jawa sebesar 78,90% sedangkan siswa luar Jawa sebesar 77,85% yang sama-sama termasuk dalam kategori tinggi. Terbukti bahwa motivasi siswa dari Jawa dan luar Jawa mempunyai motivasi yang tinggi dalam mempelajari bahasa Jepang di SMK Bagimu Negeriku Semarang. Tingkat motivasi belajar siswa yang berasal dari Jawa paling tinggi adalah minat sebesar 94%, sedangkan siswa luar Jawa adalah keinginan berhasil sebesar 95%. Disisi lain, tingkat motivasi belajar siswa yang berasal dari Jawa paling rendah adalah tingkat kesadaran diri siswa sebesar 68,5%, sedangkan siswa yang berasal dari luar Jawa adalah kondisi lingkungan siswa sebesar 68%.
THE COHERENCE BETWEEN THE TEACHING PLOT WRITTEN IN LESSON PLAN WITH THE IMPLEMENTATION IN THE CLASSROOM OF JAPANESE SUBJECT Musdalifah Yuliati Putri; Yuyun Rosliyah; Andy Moorad Oesman
Chi'e: Journal of Japanese Learning and Teaching Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chie.v4i1.8438

Abstract

To achieve a learning goal, in the teaching learning activity there is a component that must interact one another. Those components are lesson material, teaching learning activity, media and evaluation. Therefore, the teacher must plan a teaching plot in the lesson plan. There are many things causing the learning goal was not achieved. One of them is the teaching plot that is not coherence with the implementation in the classroom. As what happen in the Japanese subject in SMA N 14 Semarang. According to the researcher’s observation which is conducted during PPL there are 3 of 38 students that were able to confirm or able to use the sentence pattern that was taught. In the introductory study, the teaching plot written in lesson plan was coherence with the teaching goal. Based on the problems above the researcher conducted a study in the coherence between the teaching plot written in the lesson plan and in the implementation in a classroom. This study was aimed to know the coherence between the teaching plot written in the lesson plan and in the implemetation in the classroom for Japanese subject in SMA N 14 Semarang. This study was a descriptive qualitative study. The technique of data collection was using documentation and observation. The observation was conducted by observing and equipped with the observation sheet in a form of checklist. The observation was done in three meetings in class XI IS 2. However, in the implementation it can be seen from the analysis result of this study about the coherence of the teaching plot consisted of three categories which is coherence, coherence with the note, and incoherence. The coheerence step is step which explained the learning goal, basic training, closing. The activity which is coherence with the note step is the greeting, drill, conclusion. The activity which is incoherence is the activity in the step of giving motivation, games, training application, and reflecting of the activity.