Mohamad Adam Hidayat
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISA PENGARUH IMPLEMENTASI PROGRAM KESELAMATAN KERJA DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA Nasrullah; Mohamad Adam Hidayat; Raden Mas Hafizh Swardana Suryo Bintoro; Muhammad As’ad
Journal Presumption of Law Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jpl.v5i2.4415

Abstract

Perkembangan dalam sektor industri di Indonesia yang mengalami kenaikan pesat, ditandai dengan banyaknya perusahaan yang dibangun. Dengan begitu, perusahaan dituntut untuk meningkatkan perlindungan kerja bagi para pekerja agar terhindar dari kecelakaan kerja. Perlindungan ini dapat dilakukan dengan adanya Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dimana program tersebut harus dimiliki oleh setiap perusahaan. Dalam ipembahasan iini ipenulis imemberikan iinformasi itentang iimplementasi iprogram ikeselamatan idan ikesehatan ikerja idalam ihal iproduktivitas ikerja iserta ipenjelasan i ikendala apa saja yang idialami iperusahaan idalam imenyediakan iperlindungan iK3 ibagi itenaga ikerjanya. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan penelitian kepustakaan, dengan mempelajari dan menganalisa literatur atau jurnal yang membahas tema ini. Data yang digunakan merupakan data sekunder, kemudian dijelaskan melalui metode deskriptif dengan cara mendeskripsikan hasil penelitian dan pengamatan. Hasil penelitian bahwa perusahaan yang ingin meningkatkan produktivitas perlu serius untuk meningkatkan penerapan program dan melengkapi faktor-faktor pendukung untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan kendala yang dialami kurangntya kesadaran, pertolongan dan keterlibatan administrasi operasi terhadap perjuangan pengendalian ancaman, kemampuan petugas keselamatan kerja dibidang rekayasa operasi, rekayasa keselamatan kerja, administrasi pengendalian ancaman dirasakan sangat kurang.