Khofifah Andhiatama Ramadhani
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KLAMPID NEW GENERATION (KNG) PADA PROGRAM KALIMASADA DI KELURAHAN DUKUH PAKIS KECAMATAN DUKUH PAKIS Khofifah Andhiatama Ramadhani; Ghulam Ilman Maulana,
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Magang bisa diartikan sebagai praktik kerja di perusahaan atau institusi yang relevan dengan bidang studi mahasiswa. Selain itu, magang juga dapat memberikan pengalaman berharga dan memperluas jaringan relasi bagi mahasiswa yang akan berguna di masa depan. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan magang ini dengan sebaik-baiknya untuk memperkaya pengetahuan dan pengalaman mereka dalam dunia kerja. Program magang dijadwalkan berlangsung antara Februari hingga Juni 2023, terletak di kelurahan Dukuh Pakis Kecamatan Dukuh Pakis kota Surabaya. Tujuan utamanya adalah untuk membantu pemerintah kota Surabaya dalam mengatasi berbagai tantangan, termasuk akses yang tidak memadai ke layanan administrasi publik, dokumentasi populasi masyarakat yang tidak memadai, kesadaran yang terbatas mengenai pemanfaatan layanan digital, dan kelangkaan sumber daya manusia. Tujuan utama dari magang ini adalah untuk menerapkan pengetahuan teoritis yang diperoleh selama perkuliahan dan berkontribusi pada implementasi inisiatif layanan digital pemerintah Surabaya, yang dikenal sebagai Klampid New Generation (KNG). Metode pelaksanaan praktik kerja lapangan meliputi persiapan dan pembekalan praktik kerja lapangan, pengenalan kepada pihak terkait, pelayanan kepada masyarakat, wawancara dan pengamatan, pencatatan data, serta dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terungkap bahwa kegiatan sosialisasi dan pendampingan pelayanan administrasi kependudukan berhasil menarik minat masyarakat untuk memanfaatkan inovasi pelayanan yang diadakan oleh pemerintah. Inovasi ini telah diterima dengan baik oleh masyarakat karena menyederhanakan proses administrasi kependudukan, dan upaya terus dilakukan untuk meningkatkan fungsinya. Sosialisasi inovasi ini telah memberikan dampak positif dengan meningkatkan keakraban masyarakat dengan kemajuan digital dan menanamkan kepercayaan diri dalam memanfaatkan inovasi layanan yang tersedia. Selain itu, individu dapat dengan mudah dan cepat mengajukan permohonan administrasi kependudukan secara online melalui RT KALIMASADA, melakukan pengajuan secara mandiri, ataupun pengajuan di kantor kelurahan Dukuh Pakis.
PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS MASYARAKAT COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA DESA CANDI PARI KECAMATAN PORONG KABUPATEN SIDOARJO Khofifah Andhiatama Ramadhani; M. Kendry Widiyanto; Hasan Ismail
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 5 No. 06 (2025): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v5i06.2539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program pengembangan Community Based Tourism di Kabupaten Sidoarjo serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program pengembangan Wisata Candi Pari di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo, yang berdasarkan 5 Aspek Dimensi menurut teori Suansri (2003). Lima aspek dimensi ini terdiri dari Dimensi Ekonomi, Dimensi Sosial, Dimensi Lingkungan, Dimensi Budaya, Dimensi Politik. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian kualitatif, dengan menggabungkan sumber data primer dan sekunder. Data diperoleh melalui teknik pengumpulan seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul akan dianalisis melalui tahap pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menujukan bahwa pengembangan Community Based Tourism (CBT) tentang penyelenggaraan kepariwisataan sebagai upaya pengembangan sektor wisata di Kabupaten Sidoarjo telah berjalan dengan cukup baik. Pengembangan tersebut telah memberikan dampak positif yang signifikan, seperti peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, perbaikan fasilitas pariwisata Candi Pari, dan peningkatan kesadaran masyarakat akan potensi destinasi pariwisata untuk peningkatan ekonomi dengan cara berjualan oleh-oleh khas Candi Pari di daerah tersebut. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hambatan yang perlu diatasi guna meningkatkan efektivitas dan dampak positif dari pengembangan tersebut. Hal ini termasuk kesenjangan dalam distribusi manfaat, perlunya pengelolaan sumber daya yang lebih efektif, dan peningkatan responsivitas pengembangan terhadap perubahan dan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa sementara pengembangan sektor wisata Candi Pari di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo telah mencapai beberapa keberhasilan, masih ada ruang untuk perbaikan. Dengan mengatasi hambatan-hambatan ini dan terus melakukan evaluasi serta penyesuaian sesuai dengan dinamika dan kebutuhan yang berkembang, diharapkan pengembangan ini dapat memberikan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan bagi pengembangan pariwisata di Desa Candi Pari Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo.