Aprillia Nursafitri, Saniyyah Putri Ramadhan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diplomasi Maritim Indonesia di Kancah Internasional dengan Memaksimalkan Potensi Kemaritiman Kepulauan Riau Aprillia Nursafitri, Saniyyah Putri Ramadhan
Journal of Diplomacy and International Studies Vol. 5 No. 02 (2022): Journal of Diplomacy and International Studies
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji terkait bagaimana potensi kemaritiman Kepulauan Riau dapat mempengaruhi diplomasi maritim Indonesia di kancah internasional. Diplomasi maritim merupakan suatu cara berpolitik luar negeri yang dilakukan dengan tujuan untuk dapat mengoptimalkan potensi kemaritiman negara demi kepentingan nasional. Pada saat menyambut kemenangannya dalam pemilihan presiden, Joko Widodo menyampaikan pidato kemenangannya di atas Kapal Layar Mesin (KLM) Hati Buana. Beliau memilih untuk melakukan pidato tersebut diatas kapal tentunya berkaitan langsung dengan rencana beliau untuk dapat membangun industri maritim Indonesia ke arah yang lebih baik lagi kedepannya, hal ini sesuai dengan hal yang beliau janjikan pada masa kampanye pemilihan presiden. Kemudian daripada itu dengan memaksimalkan potensi kemaritiman yang dimiliki oleh Kepulauan Riau hal ini tentunya dapat membantu meningkatkan eksistensi diplomasi maritim Indonesia di kancah internasional. Terlepas dari janji kampanye beliau, masyarakat Indonesia juga harus punya semangat tersendiri dan kemauan untuk bekerja sama dalam memajukan potensi kemaritiman yang kita miliki di negara kita ini. Jika sumberdaya maritim dari salah satu daerah di Indonesia dapat dikenal baik oleh dunia maka hal itu tentunya akan mengharumkan nama Bangsa Indonesia itu sendiri. Adapun pertanyaan penelitian yang akan dijawab adalah mengenai apa pengertian, konsepsi, serta urgensi diplomasi maritim, dan bagaimana kondisi diplomasi maritim Indonesia di kancah internasional.