Koerniawan Dwi Wibawa
Prodi D4 Akuntansi Perpajakan Politeknik Negeri Madiun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) WILAYAH KOTA MADIUN Sugiharto; Amri Amrulloh; Koerniawan Dwi Wibawa; Hamim Tohari; La Ode Abdullah
JURNAL ABDIKARYASAKTI Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.17235

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia bisa bertumbuh kembang berasal dari dana APBN dan dari usaha kecil menengah yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Sebuah data menyebutkan bahwa 90% orang di Indonesia merupakan pelaku usaha UMKM. UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Sumber lain mengatakan bahwa tanpa bantuan dari APBN kegiatan perekonomian di Indonesia bisa tumbuh ekonominya sebesar 4% dari perputaran kegiatan usaha yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Melihat data tersebut alangkah signifikannya peran masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Mengingat pentingnya peran masyarakat dalam menopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia, maka semua kegiatan ekonomi masyarakat harus ada bimbingan dan pelatihan, serta dilakukan tindak lanjut dalam bentuk monitoring dan evaluasi, mengingat kegiatan perekonomian yang dilakukan masyarakat masih banyak berjalan apa adanya dan belum ada perencanaan yang jelas untuk mencapai kemajuan bisnisnya. Kami selaku kaum akademis yang mempunyai keahlian dalam ilmu tertentu harus membantu masyarakat khususnya lewat kegiatan pengabdian masyarakat dalam hal meningkatkan usaha / bisnis masyarakat supaya dikelola secara profesional dan mencapai tujuan bisnis yang menunjang perekonomian Indonesia. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk membimbing dan melatih masyarakat usaha mikro kecil menengah wilayah Kota Madiun,  tersebut kesulitan melakukan pencatatan atau pembukuan kegiatan ekonominya.