Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Profesionalisme Guru SMP Negeri 1 Kota Magelang Melalui Pendampingan Penulisan Modul Ajar Hari Wahyono; Delfiyan Widiyanto; Riyan Prasetyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 8 (2023): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i8.406

Abstract

Ada beberapa guru yang menggunakan bahan pembelajaran dari modul ajar, namun bantuannya dalam menulis buku teks agak terbatas. Hal ini disebabkan oleh kurangnya keberpihakan dan rasa frustasi guru dalam menulis modul ajar. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian guru dalam menulis modul ajar. Pendampingan penulisan terbuka bagi Guru SMP digunakan untuk meningkatkan kompetensi profesional. Mitra adalah memahami kurikulum merdeka dan memahami penyusunan modul ajar terbuka secara teknis. Sebelum mengajar, guru hanya dapat mencakup sejumlah materi yang terbatas. Hal ini diharapkan dapat membantu guru baik membuka maupun menutup buku pelajaran yang ber ISBN. Metode pengembangan masyarakat menggunakan teknik penilaian pedesaan partisipatif (PRA). Peran Tim Pengabdian sebagai fasilitator, pendamper, dan penilai buku siswa yang telah disetujui oleh instruktur. Hasilnya menunjukkan bahwa keterampilan guru profesional mengalami peningkatan.
Penguatan Bela Negara Bagi Siswa di SD Wates 3 dan SD Wates 4 di Kota Magelang Delfiyan Widiyanto; Yasnanto Yasnanto; Riyan Prasetyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 8 (2023): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i8.407

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan bela negara siswa. Siswa akan memperoleh pengetahuan bela negara melalui sosialisasi, yang akan meningkatkan kedisiplinan, patriotisme, dan rasa nasionalisme mereka. Ada beberapa masalah yang memengaruhi kegiatan pengabdian pada masyarakat. Ini termasuk kurangnya motivasi untuk belajar, kurangnya sikap menghargai sesama, dan ketidaktaatan terhadap peraturan sekolah. Generasi muda yang sering bergaul melalui sosial media dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan modernitas saat ini. Meskipun konten sosial media kadang-kadang memiliki aspek positif dan negatif, aspek negatifnya dapat membuat generasi muda terpesona dengan hal-hal seperti hedonisme, halusinasi, dan sikap yang menyimpang. Hal ini berdampak langsung pada sikap, kesehatan mental, dan pertumbuhan siswa. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa siswa lebih memahami kegiatan pengabdian masyarakat dan 55% siswa merasa sangat baik tentang pelaksanaannya.