Aurina Firda Kusuma Wardani
Keselamatan dan Kesehatan Kerja, STIKes Mitra Husada Karanganyar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH BEBAN KERJA MENTAL TERHADAP STRESS KERJA PADA PEKERJA WANITA BAGIAN WEAVING Anggreini Beta Citra Dewi; Siti Rachmawati; Aurina Firda Kusuma Wardani
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol. 8 No. 1 (2023): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v8i1.9721

Abstract

PT Dan Liris bergerak dalam industri tekstil terpadu. PT Dan Liris memiliki beberapa divisi, salah satunya adalah divisi penenunan (weaving). Operator weaving banyak mendapat tekanan yang tinggi dikarenakan barang yang dihasilkan harus sesuai dengan persyaratan klien. Stres adalah akibat dari ketidaksesuaian antara seseorang dan lingkungannya, yang mengakibatkan ketidakmampuan mereka untuk mengatasi berbagai tuntutan yang dibebankan pada mereka, menurut gejala dan tanda fisiologis, perilaku, psikologis, dan somatik. Beban kerja berlebih merupakan salah satu penyebab stres pekerjaan. Hal ini juga yang memicu stress kerja terutama pada pekerja wanita. Studi ini memanfaatkan metode observasi analitis dan pendekatan cross-sectional. Sampling purposive dipilih untuk mengambil sampel. Pada studi ini, alat yang dipakai meliputi formulir NASA-Task Load Index (TLX) berfungsi menilai beban kerja secara mental yang dialami pekerja, sedangkan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) berfungsi mengukur stres yang dialami pekerja. Uji korelasi spearman digunakan untuk menganalisis bivariat. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara stres kerja dan beban kerja mental.  Dimana P-value memiliki nilai 0,052 dan nilai r sebesar 0,226. Koefisien korelasi positif, yang berarti bahwa peningkatan beban kerja mental akan diikuti dengan peningkatan stres kerja, dan penurunan beban kerja mental akan diikuti dengan penurunan stres kerja. Temuan studi ini menegaskan bahwa tidak terdapat korelasi yang signifikan antara stress kerja dan beban kerja mental.