Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Idle Time Terhadap Kinerja Produktivitas Box Crane Hour Petikemas Di Terminal Petikemas Selatan Terminal Operation II PT. Pelabuhan Tanjung Priok. Indikator variabel produktivitas bongkar muat (BCH) yaitu produktivitas bongkar muat kapal, kesiapan alat, sumber daya manusia dan teknologi. Sedangkan indikator variable Idle Time waktu yang tidak efektif yaitu Waktu yang tidak digunakan untuk operasional. Peneliti menggunakan metode analisis kuantitatif dalam mencari hubungan atau pengaruh BCH dan Idle Time di Terminal Petikemas Selatan dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Key Performance Indicator Cabang Terminal Operasi Pada Tahun 2015-2017. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode penentu ( ),dan analisis uji signifikasi (uji t) dengan jumlah data sebanyak 36 data untuk masing-masing variable pada tahun 2015-2017. Hasil analisis ini peneliti diperoleh hasil Y = 11,8 + 0.51 X, dengan nilai korelasi = 0.732 menunjukkan hubungan yang kuat antara BCH dan Berthing Time, nilai koefisien penentu = 0.00532 = KP = 53%, hasil uji t, t hitung =9,245 >t tabel = 2.0322 Produktivitas bongkar muat petikemas dipengaruhi oleh berapa lama Idle Time yang terjadi. Kesimpulan penilitian ini, terdapat hubungan negative kuat antara dengan BCH (Box Crane Per Hour. Pihak manajemen terminal diharapkan melakukan evaluasi rutin terhadap peralatan bongkar muat dan sumber daya manusia yang terkait dalam oprasional bongkar muat agar tercipta pelayanan yang maksimal dan pencapaian target yang optimal.