This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
MUHAMMAD RIFDAN AZIZ NIM. A1011191215
Faculty of Law Tanjungpura University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN HUKUM ISLAM TERHADAP HAK WARIS ANAK DARI PERNIKAHAN SIRRI DI KELURAHAN TAMBELAN SAMPIT KECAMATAN PONTIANAK TIMUR KOTA PONTIANAK MUHAMMAD RIFDAN AZIZ NIM. A1011191215
Jurnal Fatwa Hukum Vol 6, No 4 (2023): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSirri marriages in Tambelan Sampit Village, East Pontianak District, Pontianak City, are an interesting research focus from the perspective of Islamic law, sirri marriages still provide inheritance rights to the wife and children born from the marriage. This research aims to understand the application of Islamic law in the distribution of inheritance for wives and children of unregistered marriages in Tambelan Sampit Village, with a focus on compliance with applicable Islamic law provisions.In practice, the heirs of this sirri marriage carry out the distribution of inheritance through family consultations and consultation with local religious leaders. The inheritance distribution pattern can follow the provisions of the Koran, which requires distribution in the ratio of two for men and one for women. This means men get a bigger share than women. Apart from that, an equal distribution pattern (As sulhu) is also implemented by the local community, with the main aim of achieving mutual benefit.This research concludes that sirri marriages in Tambelan Sampit Village tend to comply with the principles of Islamic law as regulated in the Al-Quran. However, the use of an equal distribution pattern was also found, showing flexibility in the application of Islamic law to achieve the common good. The process of distributing inheritance, which involves deliberation and consultation with religious figures, also reflects the importance of religious views in the process, thereby maintaining harmony within the family and local community. Keywords: Sirri marriage, inheritance, Islamic law AbstrakPerkawinan sirri di Kelurahan Tambelan Sampit, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, menjadi fokus penelitian yang menarik dalam pandangan hukum Islam, perkawinan sirri tetap memberikan hak waris kepada istri dan anak-anak yang lahir dari pernikahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan hukum Islam dalam pembagian waris bagi istri dan anak-anak perkawinan sirri di Kelurahan Tambelan Sampit, dengan fokus pada kepatuhan terhadap ketentuan hukum Islam yang berlaku.Dalam praktiknya, ahli waris dari perkawinan sirri ini melaksanakan pembagian harta waris melalui musyawarah keluarga dan berkonsultasi dengan tokoh agama setempat. Pola pembagian waris dapat mengikuti ketetapan Al-Quran, yang mewajibkan pembagian dengan perbandingan dua bagi laki-laki dan satu bagi perempuan. Ini berarti laki-laki mendapatkan bagian yang lebih besar daripada perempuan. Selain itu, pola pembagian yang sama rata (As sulhu)  juga diterapkan oleh masyarakat setempat, dengan tujuan utama mencapai kemaslahatan bersama.Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkawinan sirri di Kelurahan Tambelan Sampit cenderung mematuhi prinsip-prinsip hukum Islam sebagaimana diatur dalam Al-Quran. Namun, penggunaan pola pembagian yang sama rata juga ditemukan, menunjukkan fleksibilitas dalam penerapan hukum Islam demi mencapai kemaslahatan bersama. Proses pembagian harta waris yang melibatkan musyawarah dan konsultasi dengan tokoh agama juga mencerminkan pentingnya pandangan agama dalam proses tersebut, sehingga menjaga harmoni dalam keluarga dan masyarakat setempat.  Kata Kunci : Perkawinan sirri, Waris, Hukum Islam