Puti Puspita Yean
Program Studi Sarjana Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nurul Hasanah Kutacane

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pengawasan Kepala Ruangan Terhadap Tindakan Mencuci Tangan Di Rumah Sakit Umum Nurul Hasanah Kutacane Puti Puspita Yean
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i1.8203

Abstract

Mencuci tangan merupakan tindakan yang sering kali dianggap sepele oleh perawat, namun merupakan hal yang sangat penting dalam upaya mencegah terjadinya infeksi nosokomial di rumah sakit. Pengawasan kepala ruangan diduga berhubungan dengan tindakan yang dilakukan oleh perawat pelaksana dalam mencuci tangan. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional (potong lintang). Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Nurul Hasanah Kutacane. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 77 orang dan seluruhnya dijadikan sampel. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% ( = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh kepala ruangan menurut perawat dalam kategori baik (71,4%), minoritas perawat menyatakan kurang baik (28,6%). Tindakan perawat dalam mencuci tangan kategori baik (66,2%), sedangkan minoritas kurang baik (33,8%). Pengawasan kepala ruangan berhubungan signifikan dengan tindakan mencuci tangan di Rumah Sakit Umum Nurul  Hasanah  Kutacane, p = 0,000 0,05. Semakin baik pengawasan yang dilakukan kepala ruangan maka semakin baik pula tindakan perawat dalam mencuci tangan. Disarankan kepada perawat di Rumah Sakit Umum Nurul  Hasanah  Kutacane untuk melakukan cuci tangan sesuai SOP untuk meminimalisir terjadinya infeksi nosokomial. Tindakan mencuci tangan yang harus diperhatikan yaitu mencuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan pasien, melepaskan semua perhiasan yang ada (jam/cincin).