Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keanekaragaman Serangga Pengunjung pada Tanaman Cabai Keriting (Capsicum annum L.) Sistem Mulsa dan Tanpa Mulsa di Desa Sidamukti, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang Syifa Rupaida Khoirunnisa; Andree Saylendra; Alfu Laila; Julio Eiffelt Rossafelt Rumbiak
Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 9 No 1 (2025): MARCH
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agriprima.v9i1.710

Abstract

Serangga termasuk bagian dari keanekaragaman hayati yang memiliki peranan penting dalam bidang pertanian sebagai predator, parasitoid, pengurai, penyerbuk, hama, dan vektor penyakit. Jenis dan populasi serangga memiliki pengaruh penting terhadap keberhasilan budidaya dan kestabilan agroekosistem cabai keriting. Penelitian termasuk penelitian deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan pada September 2024 hingga Oktober 2024 dan bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga pengunjung pada tanaman cabai keriting (Capsicum annum L.) sistem mulsa dan tanpa mulsa di Desa Sidamukti Kecamatan Baros Kabupaten Serang. Penentuan lokasi pengambilan sampel berdasarkan purposive sampling dengan metode pengambilan sampel menggunakan pitfall trap, yellow sticky trap, dan sweep net. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh 507 individu dari 7 ordo, 29 famili, dan 36 spesies. Indeks keanekaragaman pada tanaman cabai keriting sistem mulsa sebesar 3,139 dengan kategori tinggi dan tanpa mulsa sebesar 2,526 dengan kategori sedang. Indeks kemerataan pada tanaman cabai keriting sistem mulsa sebesar 0,890 dan tanpa mulsa sebesar 0,843 keduanya termasuk kategori tinggi. Indeks dominansi pada tanaman cabai keriting sistem mulsa sebesar 0,061 dan tanpa mulsa sebesar 0,108 keduanya termasuk kategori rendah. Keanekaragaman serangga pengunjung menunjukkan tidak berbeda nyata antara tanaman cabai keriting sistem mulsa dengan tanaman cabai keriting tanpa mulsa.
PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR URINE KELINCI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) SECARA HIDROPONIK SISTEM SUMBU Sabrina Wien Kusmutafmi; Putra Utama; Julio Eiffelt Rossafelt Rumbiak; Abdul Hasyim Sodiq
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 2 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 2, NOVEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v8i2.4830

Abstract

Meningkatnya permintaan selada tidak sejalan dengan peningkatan produksinya. Akibat dari ketersediaan lahan yang sempit, maka diperlukan metode budidaya secara hidroponik dengan pemberian POC urine kelinci dan penggunaan varietas unggul sehingga dapat meningkatkan produksi tanaman selada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) urine kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas tanaman selada (Lactuca sativa L.). Penelitian ini menggunakan Split Plot Design, petak utama adalah konsentrasi POC urin kelinci (K) yang terdiri dari empat taraf, yaitu k1 (6 ml/l), k2 (12 ml/l), k3 (18 ml/l) dan k4 (24 ml/l), dan anak petak yaitu varietas selada (V) terdiri dari tiga taraf, yaitu v1 (new grand rapid), v2 (red rapid), dan v3 (LE 873). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi POC urin kelinci k3 memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah tanaman dan bobot kering tanaman. Perlakuan varietas selada v1 memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman, luas daun, bobot basah tanaman dan bobot kering tanaman. Terdapat interaksi pada kombinasi perlakuan konsentrasi POC urine kelinci k2 dan varietas selada v2 pada parameter jumlah daun.Keywords: Selada; Hidroponik; POC Urine Kelinci