Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS SEMIOTIKA “PINANG DABUNG” DALAM TRADISI MASYARAKAT DESA SUNGAI PINANG KABUPATEN OGAN ILIR M.Rizky Hadipratama Al-mubarok; Reza Aprianti; M Mifta Farid
Jurnal Prodi Ilmu Komunikasi Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Studi Ilmu Komunikasi Juni 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Culture and tradition are two things that cannot be separated, In a tradition or custom there is usually a process that we ourselves do not know what the purpose and meaning of the process is if we look at it clearly, but if we look deeper there are many meanings that are hidden behind the symbols. the resulting symbol. The symbol or symbol is something that is used to designate something else, based on the agreement of a group of people, customs or traditions are generally found in the life cycle of a human being, starting from the birth process, to adulthood, marriage, then when the person dies, as for the process What is very important in a person's life cycle is getting married, why marriage is so important for someone, because by getting married, the lineage will continue so that later generations can continue the traditions and culture that existed before. This study discusses the meaning behind the areca nut and other handovers in the marriage process in the tradition of the Sungai Pinang village community. The research was conducted in Sungai Pinang Village, Ogan Ilir Regency. The theory used in this research is the theory of Semiotics model of Charles Sanders Pierce. The type of research used is descriptive with a qualitative approach. Data collection techniques using instruments in the form of Observation, Interview and Documentation of informants The results of this study indicate that the handovers given by the groom to the bride is evidence of seriousness and is ready to bear life both physically and mentally. Keywords: Tradition, Culture, Society, Symbol.
Jurnal Komunikasi Komunikasi Budaya Tradisi Pernikahan Begubalan (Studi Fenomena pada Masyarakat desa Belimbing Jaya, kecamatan belimbing, Kabupaten Muara Enim) Rivaldo Afliaditra; yenrizal yenrizal; M Mifta Farid
Jurnal Prodi Ilmu Komunikasi Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Studi Ilmu Komunikasi Juni 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Begubalan merupakan salah satu pilihan cara untuk menikah yang unik di Desa Belimbing Jaya karena tidak disampaikan secara langsung kepada orang tua dahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara, jurnal, buku dan dokumentasi terhadap warga Desa Belimbing Jaya Kab. Muara Enim. Teori yang digunakan adalah teori interaksi simbolik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa fenomena begubalan bermakna sebagai penyampai pesan komunikasi anak kepada orang tua tentang keinginan untuk menikah dan dijadikan sebagai jalan pintas untuk melakukan pernikahan serta hubungan yang baik diantara keluarga pasangan begubalan adalah tergantung dari bagaimana pihak keluarga menanggapi fenomena tersebut. Fenomena begubalan tidak langsung menikahkan pasangan melainkan hanya menjadi pesan kepada orang tua akan keinginan anaknya untuk menikah. Kata kunci: Begubalan, Fenomena, Makna, Pernikahan.
PENGARUH GERAKAN BOIKOT PRODUK PRO ISRAEL TERHADAP PERILAKU KONSUMEN MUSLIM DI KOTA PALEMBANG (STUDI KASUS PADA PRODUK MCDONALD'S) Siti Nurzanna; Ahmad Muhaimin; M Mifta Farid
DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Vol. 12 No. 2 (2024): DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/dk.v12i2.7123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gerakan boikot produk pro Israel terhadap perilaku konsumen muslim di Kota Palembang, dengan fokus pada produk McDonald's. Latar belakang penelitian ini bermula dari konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina yang memicu gerakan boikot sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Israel. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan konsumen muslim di Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara gerakan boikot dengan perilaku konsumen, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,596. Uji t menunjukkan bahwa T hitung (8,870) > T tabel (1,9844) yang menunjukkan bahwa gerakan boikot berpengaruh positif terhadap perubahan perilaku konsumen. Selain itu, uji F menunjukkan bahwa model regresi yang diterapkan signifikan dengan nilai F hitung (78,675) > F tabel (3,98). Koefisien determinasi (R?) menunjukkan bahwa 44% variasi perilaku konsumen dipengaruhi oleh gerakan boikot, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa gerakan boikot produk pro-Israel, seperti McDonald's, memiliki dampak yang signifikan terhadap perilaku konsumen Muslim di Kota Palembang. Kata Kunci: Gerakan boikot, perilaku konsumen, produk pro-Israel, McDonald's, konsumen muslim, Kota Palembang