Silfia Septiani
Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara1

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MUTU PELAYANAN DAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN PUSKESMAS DI INDONESIA Dewi Agustina; Aulia Zahara; Silfia Septiani; Mahmuda Syahri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14644

Abstract

Salah satu faktor terpenting dalam setiap pelayanan kesehatan yang ditawarkan kepada pasien oleh konsumen pelayanan kesehatan adalah kualitas pelayanan. Layanan kesehatan tersedia untuk semua orang secara setara. Hal ini harus dilakukan berdasarkan tingkat kepuasan pasien di puskesmas.dengan ini kepuasan pasien sangat penting untuk penilaian kinerja puskesmas dan dapat menentukan kualitas pelayanan yang ada.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah layanan yang diberikan oleh puskesmas efektif dan bagaimana pengaruhnya terhadap kepuasan pasien di Indonesia. Teknik penelitian studi pustaka dengan rancangan sistematik review berdasarkan analisis deskriptif menghasilkan jurnal literature review dengan mencari di database Google Scholar untuk frase “Kualitas Pelayanan Kesehatan”, “Tingkat Kepuasan Pasien”, dan “Puskesmas”. Data pilihan penulis untuk penelitian ini adalah data sekunder. Temuan positif dari beberapa penelitian diperoleh untuk penyelidikan ini, dan jelas ada hubungannya dengan kebahagiaan pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien lebih senang dengan pelayanan kesehatan yang mereka terima di Puskesmas ketika kualitas pelayanan tersebut lebih tinggi, dan kurang puas ketika kualitas pelayanan tersebut lebih rendah. Sebagai titik awal pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan yang berkualitas menengahi dan berkonsentrasi pada kebutuhan, harapan, dan nilai-nilai klien. Setiap orang dapat hidup produktif secara sosial dan ekonomi apabila berada dalam kondisi sehat yang meliputi sejahtera jasmani, rohani, rohani, dan/atau rohani.