Grace Latuheru
Fakultas Kedokteran, Universitas Pattimura, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN TERAPI RESTRUCTURING COGNITIVE DALAM KONSELING PERORANGAN UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KENAKALAN REMAJA Grace Latuheru
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14886

Abstract

Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Para ahli sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia antara 13 tahun sampai dengan 18 tahun. Secara lebih spesifik, gangguan tingkah laku merupakan suatu pola perilaku yang berulang dan menetap dimana hak dasar orang lain, peraturan atau norma sosial yang sesuai dengan usianya dilanggar, seperti perkelahian atau pelecehan yang berlebihan, pencurian, perusakan, kebohongan berulang, yang berlanjut selama 6 bulan atau lebih, yang sering ditemukan selama masa anak-anak hingga remaja. Kenakalan remaja merupakan perilaku yang menyimpang dari kebiasaan atau melanggar hukum. Untuk itu dilakukan modifikasi perilaku untuk menurunkan gejala perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan cognitive restructuring dalam mengurangi kenakalan remaja. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian yaitu metode eksperimen subjek tunggal ini adalah dengan restructuring cognitive agar dapat mengubah pikiran irasional menjadi rasional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 1 orang yang menunjukkan simptom Kenakalan Remaja. Usia subjek 15 tahun. Pengambilan subjek berdasarkan gejala atau simptom yang didapatkan dari hasil observasi dan wawancara. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes psikologi (WISC, GRAFIS, Forer). Intervensi yang dilakukan yaitu restructuring cognitive untuk mengubah pemikiran irasional menjadi rasional. Setelah pemberian restructuring cognitive, subjek dapat menyadari pikiran irasionalnya serta perlahan mengubah perilakunya.