Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN FREKUENSI PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK TK ABA NOTOYUDAN YOGYAKARTA Siti Ainawati Mumtazah; Puja Maya Sari; Novia Dwi Jayanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14906

Abstract

Perkembangan sosial adalah proses kemampuan belajar dan tingkah laku yang berhubungan dengan individu untuk hidup sebagai bagian dari kelompok. Di dalam perkembangan sosial anak dituntut untuk memiliki kemampuan yang sesuai dengan tuntutan sosial dimana anak berada. Anak yang tidak bisa menempatkan dirinya di lingkungan sosial akan merasa terisolasi dan enggan untuk membaur dalam lingkungan sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan frekuensi penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak di TK ABA Notoyudan Yogyakarta. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan waktu cross sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data menggunakan uji statistik Chi Square. Responden adalah orangtua dari siswa-siswi di TK ABA Notoyudan berjumlah 81 responden. Hasil penelitian menunjukkan frekuensi penggunaan gadget dengan kategori sering sebanyak 58 orang anak (75,9%) dan perkembangan sosial anak dengan kategori kurang sebanyak 52 siswi (64,2%). Hasil analisis bivariat diperoleh nilai p value 0,001 < 0,05. Ada hubungan antara frekuensi penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak di TK ABA Notoyudan Yogyakarta. Saran bagi TK ABA Notoyudan Yogyakarta diharapkan dapat bekerja sama dengan pihak puskesmas untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada orangtua siswa tentang dampak penggunaan gadget terhadap anak dan pembatasan frekuensi dan durasi penggunaan gadget oleh anak.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN LUKA PERINEUM DI RB AMANDA GAMPING SLEMAN Novia Dwijayanti; Siti Ainawati Mumtazah; Puja Maya Sari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14935

Abstract

Faktor penyebab  terjadinya  infeksi  nifas diantaranya  daya  tahan  tubuh  yang kurang,  perawatan  nifas  yang  kurang baik,  kurang  gizi/mal  nutrisi, hygiene yang  kurang  baik,  serta kelelahan. Infeksi jalan lahir dapat dicegah dengan perilaku hidup bersih dan sehat termasuk kebersihan diri dan lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pada ibu nifas mengenai perawatan luka perineum. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yaitu menggambarkan suatu hasil penelitian tersebut. Metode penelitian ini  menggunakan analisis univariat, alat yang digunakan menggunakan kuesioner data primer. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 ibu nifas yang kontrol yang mengalami luka perineum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu nifas sebesar (97.5%) termasuk dalam kategori baik, tingkat pengetahuan ibu nifas sebesar (2.5%) termasuk dalam kategori cukup. Hasil penelitian karakteristik ibu nifas untuk usia yaitu (80%) usia tidak beresiko, karakteristik pendidikan yaitu (62.5%) SMA, karakteristik pekerjaan (50%) IRT, karakteristik paritas (67.5%) primipara. Kesimpulan tingkat pengetahuan pada ibu nifas tentang perawatan luka sebanyak (97.5%) kategori baik, tingkat pengetahuan ibu nifas sebanyak (2.5%) kategori cukup. Saran memberikan edukasi kepada pasien tentang perawatan luka jahitan seperti mengganti pembalut sehari 3-4 kali/hari, mengeringkan daerah genetalia, rendam air dingin untuk menghilangkan rasa nyeri, tanda bahaya masa nifas seperti luka berbau dan merah, dan kebutuhan masa nifas seperti istirahat, nutrisi ibu untuk memperbanyak makan makanan mengandung protein.
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITIUNG I TAHUN 2025 Siti Ainawati Mumtazah; Ningsih Saputri; Chyntia Maikallita
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 1 (2025): Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i1.3517

Abstract

Anxiety is mood disorder characterized by deep and persistent feelings of fear or worry. Efforts to reduce anxiety through non-pharmacological measures include classical music therapy. The purpose of this study was to determine the effect of classical music therapy on the anxiety levels of third-trimester pregnant women facing childbirth in the Sitiung I Community Health Center Work Area. This study used a quantitative approach method with a one-group pretest-posttest design. The sampling technique used Purposive Sampling with a sample size of 10 respondents. The instrument used was the HARS questionnaire. The results showed a p-value of 0.000 (α 0.05), with an average anxiety score of 22.90 before and 16.10 after the intervention. These findings indicate that classical music therapy has a significant effect in reducing anxiety levels in third-trimester pregnant women. Classical music therapy can be an effective and easy-to-implement non-pharmacological alternative to help reduce anxiety before labor.Keywords: Pregnant Women, Anxiety, Classical Music Therapy, Third Trimester
ENHANCING BREAST MILK PRODUCTION THROUGH THE EFFECTIVENESS OF MUSIC THERAPY: A STUDY IN TERMS OF FREQUENCY, TYPE, AND DURATION OF MUSIC Harlinda Widia Putri; Sartika Dwi Yolanda Putri; Siti Ainawati Mumtazah; Puja Maya Sari; Pasuria Sihotang; Esti Widyasari; Sulistyaningsih Sulistyaningsih
Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 12, No 2 (2024): August
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v12i2.73538

Abstract

Background: Music therapy is one of the non-pharmacological treatment methods used to increase milk production. Music stimulates the release of the hormone oxytocin and endorphins, so that it can increase milk production. Considering the frequency, type and duration of music is indeed pivotal in music theraphy instead of the music intervention.Purpose: to enhance breast milk production through the effectiveness of music therapy in terms of frequency, type,and duration of music.Method: The PICO (Population, Intervention, Comparison, and Outcome) framework is used as the basic to formulate the research questions. Besides, the EBSCO, Wiley, PubMed, and Google Scholar databases are also used as the literature study. PRISMA Flowchart and critical appraisal are implemented in selecting the article.Results: of the synthesis contained 5 articles that met the inclusion criteria. This review found that music therapy may be a method that can be used to increase relaxation and increase milk production.Conclusion: The effectiveness of music therapy is maximum if mother plays their favourite music. The best music type for this therapy is a passive music that provided relax sensation through the lyrics and harmony such as the bounding between mother and her child.