Shofiyyah Salma Purba
Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR RISIKO DIABETES PADA REMAJA DI INDONESIA Nadiyatul Ulya; Audrey Zanetha Eugenia Sibuea; Shofiyyah Salma Purba; Aulia Ikka Maharani; Chahya Kharin Herbawani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16210

Abstract

Diabetes Mellitus atau yang juga dikenal dengan kencing manis/penyakit gula adalah penyakit dimana kadar gula darah dalam tubuh terbilang cukup tinggi sehingga tubuh tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin, sehingga gula darah tidak dapat dimetabolisme dan penyakit ini dapat menyerang siapa saja. Kegawatdaruratan kasus Diabetes Melitus memiliki potensi dalam menyerang para remaja yang saat ini memiliki konsumtif sehingga cenderung untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan tanpa mengikuti pola hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko dari penyakit diabetes mellitus pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode systematic review, yakni menggunakan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA). Sumber data literatur ini didapatkan dari Google Scholar, PubMed, dan Sciencedirect. Data penelitian ini diambil dari tahun 2019-2023. Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan, menetapkan gambaran faktor risiko yang berkaitan dengan diabetes melitus pada  remaja. Hasil tersebut menunjukkan bahwa faktor risiko yang ditemukan diantaranya, kemajuan teknologi berbasis media sosial, tren merokok, riwayat keluarga, jenis kelamin, pola makan, aktivitas fisik, obesitas, dan pengetahuan. Hal tersebut menjadi landasan dalam penentuan kebijakan pencegahan serta pengendalian dari penyakit diabetes melitus. Remaja dapat berisiko terkena diabetes dengan faktor risiko penyebab kejadian penyakit diabetes diantaranya dampak kemajuan teknologi berbasis sosial media, tren merokok pada remaja, riwayat keluarga, jenis kelamin, pengetahuan, pola makan, aktivitas fisik, dan obesitas. Diabetes Mellitus atau yang juga dikenal dengan kencing manis/penyakit gula adalah penyakit dimana kadar gula darah dalam tubuh terbilang cukup tinggi sehingga tubuh tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin, sehingga gula darah tidak dapat dimetabolisme dan penyakit ini dapat menyerang siapa saja. Kegawatdaruratan kasus Diabetes Melitus memiliki potensi dalam menyerang para remaja yang saat ini memiliki konsumtif sehingga cenderung untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan tanpa mengikuti pola hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko dari penyakit diabetes mellitus pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode systematic review, yakni menggunakan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA). Sumber data literatur ini didapatkan dari Google Scholar, PubMed, dan Sciencedirect. Data penelitian ini diambil dari tahun 2019-2023. Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan, menetapkan gambaran faktor risiko yang berkaitan dengan diabetes melitus pada  remaja. Hasil tersebut menunjukkan bahwa faktor risiko yang ditemukan diantaranya, kemajuan teknologi berbasis media sosial, tren merokok, riwayat keluarga, jenis kelamin, pola makan, aktivitas fisik, obesitas, dan pengetahuan. Hal tersebut menjadi landasan dalam penentuan kebijakan pencegahan serta pengendalian dari penyakit diabetes melitus. Remaja dapat berisiko terkena diabetes dengan faktor risiko penyebab kejadian penyakit diabetes diantaranya dampak kemajuan teknologi berbasis sosial media, tren merokok pada remaja, riwayat keluarga, jenis kelamin, pengetahuan, pola makan, aktivitas fisik, dan obesitas.