Dalam identifikasi masalah yang dilakukan, menunjukkan hasil bahwa diperlukannya program kerja yaitu edukasi dan sosialisasi PHBS dalam upaya pencegahan penyakit menular. Tujuan yang diharapkan adalah setiap siswa dapat secara mandiri mengaplikasikan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini melibatkan mitra desa dan sekolah yang terdiri dari Kepala Desa Bulaklo, staf pemerintah Desa Bulaklo, Kepala Sekolah dan guru TK Bulaklo dan SDN Bulaklo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2022 yang berlokasi di TK Bulaklo dan SDN Bulaklo dan diikuti oleh 25 siswa TK dan 29 siswa SD. Data diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan menyebarkan kuesioner dan dianalisis menggunakan perhitungan distribusi frekuensi. Metode yang digunakan adalah pemberian informasi dan edukasi serta komunikasi dan diselingi dengan contoh penerapan PHBS sehingga memudahkan siswa dalam pengaplikasian di kehidupan sehari-hari. Penyuluhan berisi materi sederhana mengenai pengertian PHBS, pentingnya PHBS, manfaat PHBS, hingga praktik mencuci tangan 6 langkah menggunakan lagu, permainan dan cerita dongeng. Monitoring dilakukan dengan melakukan koordinasi pelaksanaan pengaplikasian PHBS di sekolah. Hasil yang dicapai adalah terdapat peningkatan sebesar 60% menjadi 80% siswa yang menjawab benar review yang diajukan dalam bentuk pertanyaan oleh koordinator. Diharapkan kegiatan ini dapat berlangsung secara keberlanjutan untuk dapat membentuk masyarakat mandiri yang mampu memelihara dan melindungi kesehatan mereka sendiri dalam melakukan praktik PHBS dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mencegah penyakit menular.