Wahyu Purwanto
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT JIH YOGYAKARTA TAHUN 2019 Eky Indra Ismaya; Wahyu Purwanto
Jurnal Riset Mahasiswa Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Riset Mahasiswa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jurima.v1i2.826

Abstract

Instalasi Farmasi RS JIH mendapatkan Keluhan, dan Saran dari Pasien Rawat Jalan. Keluhan disampaikan oleh pasien lewat Kotak Saran di Layanan Farmasi RS JIH. Dari keluhan yang disampaikan terdapat masalah di Waktu tunggu layanan yang lama. Oleh karena itu Rumah Sakit berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan di Instalasi Farmasi RS JIH. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah kualitas layanan di Instalasi farmasi rawat jalan RS JIH Yogyakarta belum Optimal. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Peningkatan Kualitas layanan farmasi yang dianalisis yaitu waktu tunggu layanan resep, tingkat kepuasan pasien, dan upaya dalam meningkatkan kualitas layanan di Instalasi farmasi rawat jalan. Waktu tunggu layanan resep di RS JIH yaitu 16 Menit, 13 detik untuk obat racikan dan 08 Menit 50 Detik untuk Obat Non Racikan. Hal ini sudah sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit di bidang farmasi menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 129 tahun 2008. Waktu tunggu layanan resep dapat terjadi lama dikarenakan masih menunggu konfirmasi dari Billing Asuranasi terkait dijamin atau tidaknya obat pasien, stok obat yang kadang habis, terjadi error system pada mesin check-in, dan menunggu konfirmasi dokter apabil ada resep yang kurang lengkap. Tingkat kepuasan pasien sebesar 89,47 %. Sedangkan upaya dalam peningkatan kualitas layanan farmasi dilakukan dengan pelatihan teknis kefarmasian, rencana kerja sama dengan gojek, peningkatan skill kecepatan dan ketepatan dalam pelayanan, penyediaan cadangan stok obat, peningkatan service excellence, dan peningkatan kerja sama sesama tim. JIH Hosiptal Pharmacy Installation gets complaints and suggestions form outpatientes. Complaints are conveyed by patients trough a suggestion box at the JIH Hospital pharmacy service. Complaints submitted have problems with long service waiting times. Therefore the Hospital is trying to Improve the quality of service at the JIH Hospital Pharmacy Installation. The problem formulaition in this research is the quality of services in outpatient pharmacy Installation in Yogyakarta JIH Hospital is not optimal. This type of research is a descriptive study with a qualitative approach. Data collected trough interviews, observations, and documentation. Data analysis is performed by data reduction, data presentation, drawing conclusions or verification. Improve quality of pharmaceutical services analyzed are waiting time for prescription services, patient satisfaction level, and efforts in improving the quality of services in outpatient pharmaceutical Installations. The Waiting time for prescription drug services at JIH Hospital is 16 Minutes, 13 Seconds for concoction drugs and 08 Minutes, 50 Seconds for non-concoctions drug. This is in accordance with hospital minimum service standars in the pharmaceutical field according to regulation of the Minister of Health number 129 of 2008. Waiting time for prescription services can occur long because it is still waiting for confirmation from insurance billing. Namely related to whether or not the patient’s drug guaranteed, sometimes out of stock of drugs, an erorr occured in the Check-in system, and waiting for the doctor’s confirmation if there is an incomplete prescription. The level of patient satisfaction is 89,47 %. While efforts to improve the quality of pharmacautical services are carried out by means of pharmaceutical technical training, cooperation plan wait Gojek, Increased speed and accuracy skills in services, provision of drug stock reserves,and increasing team work.