Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS KADAR TIMBAL (Pb) PADA BEDAK PADAT YANG BEREDAR DI BANJARMASIN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Huzaeroh, Anifatu; Lestari, Yulianita Pratiwi Indah; Hayati, Mardia
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 7 No 2 (2024): JIFI : Special edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v7i2.2072

Abstract

Pressed powder is a type of cosmetic that is commonly used and its safety must be guaranteed so that it is free from contamination. The aim of this research is to determine the presence of lead (Pb) contamination content in solid powder circulating in Banjarmasin using the absorption spectrophotometry method. atom. The test methods used include qualitative tests using 1 M NaOH reagent and quantitative tests that have been validated using Atomic Absorption Spectrophotometry. The results of the qualitative test showed that the five samples were reactive after being reacted with 1 M NaOH and produced a white precipitate. The method validation test results show that this method has linearity with a value of R=0.9996, LOD=0,019994243 ppm and LOQ=0,06664748 ppm. From the qualitative test, it was found that the five samples were indicated to contain lead, therefore it was continued with quantitative testing. Quantitative test results showed lead levels in samples coded A, B, C, D and E were 3,346 mg/kg; 4,894 mg/kg; 3,920 mg/kg; 3,284 mg/kg; dan 1,829 mg/kg.  It can be concluded that although there is still solid powder that contains lead (Pb), it is still below the safe limit for lead contamination, namely <20 mg/kg.
Analysis of Diclofenac Sodium in Traditional Medicine (Jamu) for Rheumatism in Banjarmasin using TLC-UV-Vis Spectrophotometric Method Syarbani, Syarbani; Lestari, Yulianita Pratiwi Indah; Hayati, Mardia
Majalah Obat Tradisional Vol 29, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mot.86603

Abstract

Jamu is one of Indonesia's most consumed traditional medicines. The government has clearly stated that traditional medicines are strictly prohibited from containing chemicals, both isolated and synthetic. Diclofenac sodium is one of the Non-Steroid Anti Inflammation Drug (NSAID) class drugs that have an effect as a pain reliever and anti-inflammatory, which is also often misused in traditional medicine preparations. The purpose of this study is to determine whether there is a chemical content of diclofenac sodium contained in the preparation of jamu pegal linu circulating in Banjarmasin using thin-layer chromatography (TLC) and to determine whether the validation of the method using a UV-Vis spectrophotometer meets the established requirements. The results of qualitative analysis using thin-layer chromatography showed that 4 out of 7 samples identified positively contained diclofenac sodium with an Rf value of 0.825. The results of quantitative testing using a UV-Vis spectrophotometer showed the acquisition of an r-value of 0.9996, %RSD of 0.97%, % recovery of 95.28%, 92.82%, and 95.48% for the addition of standard solutions of 10 ppm, 15 ppm, and 20 ppm, as well as LOD & LOQ values of 1.1625 ppm and 3.8750 ppm. Based on the analysis results, it can be stated that 4 out of 7 samples of jamu pegal linu circulating in the Banjarmasin area are positive for diclofenac sodium with levels ranging from 10.257 - 18.465 mg/g (1.026% - 1.846%).
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Hayati, Mardia
Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol 2 No 6 (2023): JURNAL PENELITIAN mULTIDISIPLIN
Publisher : Jurnal Penelitian Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58705/jpm.v2i6.237

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil penelitian penerapan pendekatan multiple intelligences di dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 68 Pekanbaru Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 68 Pekanbaru. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian yang telah peneliti lakukan tentang Penerapan pembelajaran berbasis Multiple Intelligences dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Negeri 68 Pekanbaru,dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajarannya dikategorikan “Baik”. Hal ini dapat diketahui dari presentase yang dilaksanakan secara keseluruhan yaitu 67,5%, berada pada rentang 66% - 79%. Sedangkan yang tidak dilaksanakan oleh guru adalah 32,5%. Adapun untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan pembelajaran berbasis Multiple Intelligences di Sekolah Dasar 68 Pekanbaru adalah Faktor internal, (faktor dari dalam siswa), yakni keadaan/kondisi jasmani dan rohani siswa. Faktor eksternal, (faktor dari luar siswa), yakni kondisi lingkungan di sekitar siswa dan faktor pendekatan belajar (Approach to learning), yakni jenis upaya belajar siswa yang meliputi strategi dan metode yang digunakan siswa untuk melakukan kegiatan mempelajari materi-materi pelajaran.
Penerapan Interaksi Eduktif Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Sebagai Upaya Integrasi Nilai-Nilai Islami Di Sekolah Hayati, Mardia
Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol 3 No 3 (2024): jURNAL PENELITIAN mULTIDISIPLIN
Publisher : Jurnal Penelitian Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58705/jpm.v3i3.280

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil penelitian yang berjudul Penerapan interaksi Edukatif dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai upaya integrasi nilai-nilai Islam di SMP Negeri 32 Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan di SMPN 32 Pekanbaru. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian yang telah peneliti lakukan tentang Penerapan interaksi Edukatif dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai upaya integrasi nilai-nilai Islam di SMP Negeri 32 Pekanbaru dikategorikan “Cukup”. Hal ini dapat diketahui dari presentase yang dilaksanakan secara keseluruhan yaitu 61, 25%, berada pada rentang 56%-65%. Adapun faktor yang mempengaruhi guru dalam penerapan interaksi edukatif dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai upaya Integrasi nilai-nilai Islami di SMP Negeri 32 Pekanbaru terdiri dari faktor Internal dan Eksternal. Faktor Internal Penerapan interaksi edukatif dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai upaya Integrasi nilai-nilai Islami antara lain: Pengalaman mengajar, mengikuti Pelatihan,seminar dan penataran guru serta kesadaran akan kewajiban dan hati nurani. Sedangakan faktor Ekternal yang berpengaruh terhadap Penerapan interaksi edukatif dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai upaya Integrasi nilai-nilai Islami adalah ketersediaan sarana,prasarana dan media pembelajaran serta adanya kegiatan pembinaan dan pengawasan terhadap para guru.
Penerapan Model Pembelajaran Bamboo Dancing Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Hayati, Mardia; Putri, Nindia
AL-USWAH: Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2024): JULI-DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/au.v7i2.34358

Abstract

content through the application of the fifth grade bamboo dance model at SDI Nurul Haq Tualang. The subjects in this research were one teacher and 18 class V students at SDI Nurul Haq Tualang. The object of this research is the bamboo dance learning model and students' critical thinking abilities. This can be seen from the fact that before the action, the students' critical thinking ability score reached an average of 58.61 with classical completeness of 16.67%. After taking corrective action in cycle I, students' critical thinking abilities increased with an average of 69.72 with classical completeness of 38.88%. After improvements were made in cycle II, students' critical thinking abilities increased with an average of 76.67 and classical completeness 83.33% in the medium category. This means that the specified indicators have been successful. Thus, it can be concluded that through the Bamboo dancing learning model in the science and science lesson content, it can improve students' critical thinking skills in class V of SDI Nurul Haq Tualang, Tualang District, Siak Regency.
Implementasi Kompetensi Paedagogik : Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam Hayati, Mardia
Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol 3 No 6 (2024): jURNAL PENELITIAN mULTIDISIPLIN
Publisher : Jurnal Penelitian Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58705/jpm.v3i6.352

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil penelitian Implementasi Kompetensi Paedagogik Guru Pendidikan Agama Islam dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran di SMP 32 Pekanbaru Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 32 Pekanbaru. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian yang telah peneliti lakukan tentang Implementasi Kompetensi Paedagogik Guru Pendidikan Agama Islam dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran di SMP 32 Pekanbaru, dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajarannya dikategorikan “Cukup”. Hal ini dapat diketahui dari presentase yang dilaksanakan secara keseluruhan yaitu 61,25%, berada pada rentang 56% - 65%. Sedangkan yang tidak dilaksanakan oleh guru adalah 38,75%. Adapun untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhiKompetensi Paedagogik guru di Sekolah Menengah Pertama 32 Pekanbaru adalah Faktor internal, (faktor dari dalam diri guru), yakni pengalaman mengajar, mengikuti seminar atau pelatihan dan kesadaran akan kewajiban dan hati nurani. Faktor eksternal, (faktor dari luar diri guru), yakni ketersediaan saran, prasarana dan media pembelajaranserta adanya kegiatan pembinaan dan pengawasan terhadap guru.
Peran dan Tantangan Marketing Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Pembiayaan Kendaraan Bermotor Syariah (Joint Financing BSI Oto) Hayati, Mardia; Hermawan, Juanda; Iqbal, Mohd
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.539

Abstract

Pembiayaan kendaraan bermotor (BSI OTO) ialah salah satu produk pembiayaan yang ditawarkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) yang bersistem murabahah dengan basis syariah. Tujuan utama adanya pembiayaan kendaraan bermotor (Joint Financing BSI OTO) adalah untuk memudahkan masyarakat memiliki kendaraan syariah. Melalui sistem pembiayaan ini, BSI memberikan solusi yang sesuai dengan prinsip syariah yang memastikan transaksi dilakukan secara transparan dan adil bagi kedua belah pihak. Peran marketing sangat penting dalam meningkatkan penjualan produk ini, dimana marketing bertanggung jawab tidak hanya untuk menjual, tetapi juga untuk mengedukasi masyarakat tentang keunggulan sistem pembiayaan syariah dibandingkan dengan sistem konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan tantangan marketing dalam meningkatkan penjualan produk pembiayaan kendaraan bermotor syariah melalui skema Joint Financing BSI OtO. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Duri Hangtuah I Bengkalis.
Studi Tentang Eksistensi Peran Orang Tua Sebagai Pendidik Dalam Keluarga Hayati, Mardia
Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol 4 No 3 (2025): jURNAL PENELITIAN mULTIDISIPLIN
Publisher : Jurnal Penelitian Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58705/jpm.v4i3.378

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil penelitian tentang Studi peran orang tua sebagai pendidik dalan keluarga. Penelitian ini dilakukan di desa Bandar Sungai Kecamatan Sabak Auh Kecamatan Siak Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian yang telah peneliti lakukan tentang Studi peran orang tua sebagai pendidik dalan keluarga di desa Bandar Sungai Kecamatan Sabak Auh Kecamatan Siak, dapat diambil kesimpulan bahwa Berdasarkan penyajian data dan Analisa data pada bab terdahulu, dapat disimpulkan bahwa Eksistensi peran orang tua sebagai pendidik dalam keluarga di desa Bandar Sungai Kecamatan Sabak Auh dapat dikatakan masih kurang terlaksana. Hal itu terlihat dari kurangnya orang tua memberikan pengontrolan terhadap anaknya, disamping kurang memberikan teladan yang baik dihadapan anak-anak mereka, sehingga terlihatlah pada anak yang ada di desa Bandar Sungai masih melakukan tindakan yang asusila seperti remaja putri yang tidak berbusana Muslimah dan remaja putra yang mengkonsumsi minuman keras. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi peran orang tua dalam mendidik anak dilingkungan keluarga adalah sebagai berikut 1) Kurangnya pemahaman orang tua dalam memberikan pendidikan kepada anak di lingkungan keluarga, hal ini berakibat orang tua mengabaikan tanggung jawabnya sebagai pendidik. Kurangnya perhatian dan kasih sayang orang tua dapat mengakibatkan pengaruh yang buruk terhadap jiwa anak, sehingga tindakan pelanggaran terhadap norma yang banyak dilakukan saat ini seperti mengkonsumsi minuman keras tidak terlepas dari kelengahan dan kekurang pahaman orang tua terhadap kewajibannya sebagai pendidik. 2) Lingkungan yang kurang mendukung, ketika orang tua sudah mencoba memulai pendidikan itu dalam keluarga, namun anak terkontaminasi oleh lingkungan yang memberikan pengaruh besar terhadap prilaku anak, sehingga anak melakukan prilaku yang menyimpang dari norma agama dan norma masyarakat.3) Kemajuan zaman yang diikuti kecanggihan teknologi juga mempengaruhi pendidikan yang disajikan dalam keluarga. Anak cenderung untuk meniru apa yang ia lihat misalnya di televisi dan menerapkan dalam kehidupannya, semuanya itu berdampak pada cara berbusananya yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.