p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PORTAL ABDIMAS
Ngudiyono
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pencegahan Stunting Melalui Program Sosialisasi Hidup Sehat Dan Dampak Pernikahan Dini Di Desa Teros, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur Fanny Fadilah; Ary Saputra; Ahmad Sudi Harji; Romi Sanjaya; Sosiawan Arsani; Nyoman Ratih Putri Gayatri; Livia Regitha Putri; Utia Rahmawati; Baiq Wiranda Danetta Baiduri; Riska; Ngudiyono
Portal ABDIMAS Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/portalabdimas.v1i1.2339

Abstract

Desa Teros merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Lombok Timur, tepatnya di Kecamatan Labuhan Haji, pun ikut menjadi sasaran pemerintah dalam upaya pencegahan dan penekanan angka stunting. Kabupaten Lombok Timur juga tak luput dari perhatian mengingat jumlah penduduknya yang cukup padat dan tingkat kesadaran masyarakat terhadap isu stunting ini relatif rendah. Perlu diketahui stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi dibawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir, akan tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun. Kondisi gagal tumbuh tersebut kemudian dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Salah satu contohnya akan berimbas pada IQ anak. Dengan demikian dapat dicermati bahwa dampak yang ditimbulkan oleh stunting akan memberikan pengaruh untuk anak seperti menurunkan keoptimalan kognitif, motorik dan kesehatan yang berimbas pada kapasitas dan kemampuan anak dalam menyerap pelajaran di sekolah kemudian mempengaruhi produktivitas dan kemampuannya saat dewasa. Berdasarkan tujuan-tujuan dari program Pemerintah Daerah, serta melihat tingginya tingkat stunting di Kabupaten Lombok Timur, kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu instrumen-instrumen Desa Teros terkait seperti Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Pemerintah Desa, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kader Posyandu, Bidan Desa, Karang Taruna serta masyarakat pada umumnya untuk menekan angka stunting di Desa Teros, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur melalui pelaksanaan sosialisasi- sosialisasi yang tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat
Edukasi Rumah Sehat Sejak Usia Dini Melalui Lomba Mewarnai di PAUD Raudhatul Athfal (RA) Al-Ma’arif Desa Bonjeruk, Lombok Tengah Tri Sulistyowati; Ngudiyono; Didi Supriyadi Agustawijaya; Ismail Hoesain Muchtaranda; Muhajirah; Salehudin; Mualan Tunandar Hakti
Portal ABDIMAS Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wwh2x676

Abstract

Penerapan pola hidup sehat melalui lingkungan rumah sehat yang bersih perlu ditanamkan sejak dini untuk membentuk karakter generasi masa depan yang peduli kesehatan. Masa kanak-kanak merupakan periode emas (golden age) di mana pembentukan kebiasaan hidup sangat krusial. Lingkungan rumah merupakan tempat pertama anak berinteraksi, namun kesadaran akan standar rumah sehat seringkali masih rendah. Pendidikan lingkungan sejak dini sangat penting untuk membangun pondasi kesehatan jangka panjang dan mencegah penyakit infeksi maupun kronis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada anak-anak PAUD RA Al-Ma’arif Desa Bonjeruk mengenai konsep rumah sehat melalui pendekatan kreatif berupa lomba mewarnai. Metode yang digunakan adalah pemberian materi singkat mengenai ciri-ciri rumah sehat, seperti ventilasi udara, pencahayaan alami, dan kebersihan lingkungan yang kemudian divisualisasikan melalui media gambar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman anak-anak terhadap elemen dasar hunian sehat serta tingginya antusiasme peserta dalam mengekspresikan pesan kesehatan melalui karya seni. Lomba mewarnai ini terbukti menjadi instrumen edukasi yang efektif karena menggabungkan unsur bermain dan belajar, sehingga pesan mengenai pentingnya menjaga kebersihan rumah lebih mudah diserap dan diingat oleh anak usia dini. Penanaman konsep rumah sehat sejak usia dini bukan hanya tentang menjaga kebersihan fisik bangunan, tetapi juga membangun budaya sehat yang berkelanjutan. Diperlukan kolaborasi antara keluarga dan lembaga pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.