Sarpini Sarpini
UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Financial Literacy dan Implementasi Sistem Ekonomi Syariah bagi Guru Ekonomi dan Pegawai Lembaga Keuangan Syariah (BMT) di Sokaraja Banyumas Ida Nurlaeli; Sarpini Sarpini
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 2 (2022): September
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v1i2.11

Abstract

Isu literasi keuangan (financial literacy) juga cukup hangat diperbincangkan di Banyumas, di dorong adanya kekhawatiran akibat pertumbuhan penduduk serta perkembangan pesat pasar keuangan. Pemahaman akan financial literacy semakin diperlukan demi terciptanya penduduk yang berkualitas dan memiliki kecerdasan finansial yang baik, masyarakat tidak hanya dituntut menguasai materi namun juga harus menguasai praktek demi mengikuti perkembangan pasar keuangan. Secara umum kegiatan meliputi tahap Observasi, Persiapan, Pemaparan konsep, Pendampingan dan evaluasi. Dengan bermunculannya Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yang ada di Indonesia cukup menegaskan jika bank dengan sistem operasional syariah memiliki prospek dan peluang yang cukup besar di masa depan untuk menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia dan menggantikan sistem ekonomi konvensional yang sebelumnya diterapkan di Indonesia. Dalam konsep ekonomi Islam, pendapatan keuntungan melalui praktik riba ditiadakan, dan sebagai gantinya, bank akan mengambil keuntungan menggunakan sistem bagi hasil (profit loss sharing). Kelebihan kedua yang dimiliki oleh bank syariah adalah lebih menitikberatkan pada investasi di sektor riil. Bagi Indonesia, pasar riil jauh lebih penting karena menyangkut denyut ekonomi sebagian besar masyarakat. Literasi keuangan sangatlah penting dimiliki setiap orang karena akan mempengaruhi perilaku keuangan dari individu tersebut