Ratih Larasati
Jurusan Kesehatan Gigi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN CARA MENYIKAT GIGIDENGAN INDEKS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT (Studi Pada Siswa Kelas V SDN Tambakrejo 1 Krembung, Sidoarjo) Rahmalia Fanty Ekasari; Sunomo Hadi; Ratih Larasati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 3, No 2 (2022): Juli: In Press
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v3i2.910

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut yang kurang terawat dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit rongga mulut akibat dari penumpukan debris dan kalkulus. Masalah dalam penelitian ini yaitu tingginya score indeks kebersihan gigi dan mulut siswa kelas V SDN Tambakrejo 1 Krembung, Sidoarjo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan cara menyikat gigi dengan indeks kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas V SDN Tambakrejo 1 Krembung, Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah analitik cross sectional dengan sampel penelitian 40 siswa kelas V SDN Tambakrejo 1 Krembung, Sidoarjo. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi dan lembar penilaian OHI-S. teknik analisa data yang digunakan yakni uji Chi-square. Hasil uji Chi-square diperoleh nilai P (0.075) 0,05. Nilai ini menunjukkan Ho diterima yang berarti tidak ada hubungan antara cara menyikat gigi dengan indeks kebersihan gigi dan mulut. Kesimpulan tidak ada hubungan antara cara menyikat gigi dengan indeks kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas V SDN Tambakrejo 1 Krembung, Sidoarjo.
MEDIA MONOPOLI KESEHATAN GIGI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT Novi Hapsari Puspita; Ida Chairanna Mahirawatie; Ratih Larasati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 3, No 2 (2022): Juli: In Press
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v3i2.895

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang penting dalam kehidupan setiap individu termasuk pada anak, karena gigi dan gusi yang rusak dan tidak dirawat akan menyebabkan rasa sakit, gangguan pengunyahan, dan dapat mengganggu kesehatan tubuh lainnya. Masalah : Ditemukan rata-rata skor debris indeks pada siswa kelas IV SDN Wage 1 Sidoarjo sebesar 2,05 dan termasuk dalam kategori buruk. Untuk menghindari masalah kesehatan gigi dan mulut perlu dilakukan pemberian pengetahuan tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Pengetahuan dapat diberikan melalui upaya promosi kesehatan gigi dan mulut dengan cara melakukan penyuluhan yang dibantu dengan adanya media promosi kesehatan gigi. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui adanya pengaruh media monopoli kesehatan gigi terhadap peningkatan pegetahuan dan sikap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Metode Penelitian menggunakan kuisioner. Jenis penelitian yang digunakan adalah  Quasi Experiment dengan  Pretest Posttest Control Group Desain. Responden penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN Wage 1 Sidoarjo yang berjumlah 54 siswa. Teknik analisa data menggunakan uji Mann Whitney. Kesimpulan : adanya pengaruh media monopoli  kesehatan gigi  terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pemeliharaan  kebersihan  gigi dan mulut pada siswa kelas IV SDN Wage 1 Sidoarjo.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW EFEKTIVITAS EDUKASI KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DITINJAU DARI PENGGUNAAN MEDIA BRAILLE DAN AUDIO PADA PENYANDANG TUNANETRA Mamluatul Kutsiyah C.E; Ratih Larasati; Imam Sarwo Edi
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 3 (2021): NOVEMBER
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i3.765

Abstract

Tunanetra merupakan sebutan bagi individu yang mengalami gangguan pada penglihatannya, baik itu total blind ataupun low vision. 50% dari penyandang tunanetra di Indonesia memiliki Oral Hyigiene Index Score (OHI-S) dengan kategori sedang yaitu dengan skor rata-rata 2,3 hal ini disebabkan kurangnya edukasi kebersihan gigi dan mulut yang menggunakan media yang cocok bagi penyandang tunaneta. Media yang cocok digunakan dalam memberikan edukasi pada tunanetra adalah Braille dan Audio. Tujuan: Menjelaskan tentang kelebihan penggunaan media berbasis Braille dan media Audio. Desain Penelitian: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Systematic Literature Review. Hasil: berdasarkan hasil review pada 11 jurnal dapat diketahui bahwa pemberian edukasi dengan menggunakan Audio lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan Braille, namun tidak dapat dipungkiri bahwa menggunakan Braille juga dapat meningkatkan pengetahuan dan kebersihan gigi dan mulut tunanetra. Kesimpulan: Kelebihan dari menggunakan Braille adalah mengasah kemampuan membaca, sedangkan kekurangannya adalah membutuhkan waktu yang relatif lama. Kelebihan dari menggunakan Audio adalah audien dapat berimajinasi, sedangkan kekurangan dari penggunaan Audio salah satunya adalah berpotensi terjadi penghapusan. Media edukasi dengan Audio lebih efektif dibanding Braille. Edukasi dengan menggunakan dua media sekaligus lebih disarankan.