Agus Marjianto
Jurusan Kesehatan Gigi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MEROKOK DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA SMK 1 KRIAN SIDOARJO Katherina Vioneta; Ida Chairanna Mahirawatie; Agus Marjianto
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 3, No 2 (2022): Juli: In Press
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v3i2.894

Abstract

Pengetahuan seseorang akan menentukan perilakunya dalam hal kesehatan. Kurangnya pengetahuan tentang dampak merokok dapat mempengaruhi tingkat kebersihan gigi dan mulut yang bisa memunculkan terjadinya penyakit periodontal pada perokok berbentuk penumpukan plak pada gigi yang didukung dengan aspek yang lain seperti terjadinya karang gigi. Masalah Penelitian: Ditemukan rata-rata skor OHI-S pada siswa perokok jurusan mesin SMK 1 Krian Sidoarjo sebesar 3,2 dan termasuk dalam kategori buruk. Untuk menghindari masalah kesehatan gigi dan mulut perlu dilakukan pemberian pengetahuan tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Pengetahuan dapat diberikan melalui usaha pelayanan kesehatan gigi meliputi promotif dan preventif dengan cara memberikan pelajaran tentang dampak merokok terhadap kebersihan gigi dan mulut. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan merokok dengan kebersihan gigi dan mulut perokok pada siswa SMK 1 Krian Sidoarjo. Metode Penelitian: Metode yang digunakan yaitu observasi pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut dan kuisioner. Jenis penelitian ini adalah Observational Analitik dengan Cross-sectional Desain. Responden penelitian ini yaitu siswa perokok jurusan mesin SMK 1 Krian Sidoarjo yang berjumlah 67 siswa. Teknik analisa data menggunakan uji Rank Spearman. Hasil: Pengetahuan merokok siswa termasuk dalam kategori kurang dan kebersihan gigi dan mulut siswa termasuk dalam kategori buruk. Kesimpulan: Adanya hubungan pengetahuan merokok dengan kebersihan gigi dan mulut perokok pada siswa SMK 1 Krian Sidoarjo.
PENGETAHUAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA KELAS VI MI NAHDLATUL WATHAN PRINGGASELA LOMBOK TIMUR Agus Muliadi; Isnanto Isnanto; Agus Marjianto
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 3, No 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v3i1.845

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut adalah suatu keadaan yang menunjukkan bahwa di dalam mulut seseorang bebas darikotoran seperti debris, plak, dan kalkulus. Meningkatkan kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini. Tingkat kebersihan gigi dan mulut dapat diukur dengan suatu index yaitu Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S) Masalah angka OHI-S  pada siswa kelas VI MI Nahdlatul Wathan Pringgasela Lombok Timur termasuk kategori sedang. Tujuan Mengetahui pengetahuan tentang cara menjaga kebersihan gigi dan mulut pada siswa klas VI MI Nahdlatul Wathan Pringgasela Lombok Timur. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan melibatkan 27 anak Sekolah Dasar sebagai responden serta pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner. Hasil Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Pengetahuan siswa kelas VI MI Nahdlatul Wathan Pringgasela Lombok Timur tentang cara memilih sikat gigi yang baik dan benar ,cara menyikat gigi yang baik dan benar, waktu yang tepat untuk menyikat gigi, manfaat menyikat gigi, serta akibat bila tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut termasuk dalam kategori baik
SLR: KARIES PADA ANAK SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI PERILAKU MENGGOSOK GIGI DI INDONESIA Ilmi Choirotun Nissa; Sunomo Hadi; Agus Marjianto
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 3 (2021): NOVEMBER
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i3.768

Abstract

Penyakit karies gigi merupakan masalah  utama  dalam  rongga  mulut  anak  sampai   saat   ini. Karies gigi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang cukup tinggi pada anak usia sekolah dasar 6-11 tahun. Tujuan penulisan ini untuk diketahuinya karies pada anak sekolah dasar ditinjau dari perilaku menggosok gigi di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah analitik, cross sectional. Pencarian jurnal tahun  2015-2020 pada database Google Schoolar, GARUDA, Resechgate, dan DOAJ dalam bahasa indonesia dan bahasa inggris. Hasil :  Berdasarkan hasil literature review pada 10 jurnal, perilaku menggosok gigi anak berdasarkan frekuensi menggosok gigi anak sudah menggosok gigi 2 kali sehari (77,8%) tetapi masih memiliki karies, berdasarkan waktu menggosok gigi anak belum menerapkan menyikat gigi dengan benar (63,9%), berdasarkan cara menggosok gigi anak salah sehingga gagal dalam mempraktikkan cara menggosok gigi (70%) dan masih banyaknya anak yang mengalami karies gigi yang tinggi 41,7%.