Nera Djanuar
STIKes Kuningan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH TERAPI SELF HELP GROUP TERHADAP TINGKAT ANSIETAS PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS (GGK) DI UNIT HEMODIALISIS RSUD KOTA CIREBON Nera Djanuar
National Nursing Conference Vol. 1 No. 1 (2020): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah kondisi penurunan fungsi ginjal yang bersifat ireversibel yang artinya fungsi ginjal tidak dapat kembali seperti semula. Prevalensi penyakit gagal ginjal kronis meningkat setiap tahunnya. Ansietas banyak dialami oleh pasien GGK yang menjalani hemodialisis. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi pengaruh terapi self help group terhadap tingkat ansietas pasien Gagal Ginjal Kronis di Ruang Hemodialisis.. Desain penelitian yang digunakan quasy-experimental pre test-post test with control group. Tujuh puluh empat responden terlibat, terbagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang bermakna pada pemberian terapi self help group dengan tingkat ansietas (p=0,000). Variabel yang berhubungan dengan dengan tingkat ansietas antara lain pekerjaan dan lama menjalani hemodialisis, sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah usia, penghasilan jenis kelamin, pendidikan, status pernikahan (p>0,005). Penelitian ini merekomendasikan terapi generalis dan self help group dalam menurunkan tingkat ansietas pasien Gagal Ginjal Kronis di unit hemodialisis.
PENERAPAN TINDAKAN KEPERAWATAN GENERALIS, PENGHENTIAN PIKIRAN DAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA KLIEN STROKE NON HEMORAGIK Nera Djanuar
National Nursing Conference Vol. 1 No. 1 (2020): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri dan hambatan mobilitas fisik merupakan masalah fisik yang banyak dialami oleh klien stroke non hemoragik, dan ansietas merupakan masalah kejiwaan yang sering dialami. Penelitian ini bertujuan melihat efek tindakan keperawatan generalis, penghentian pikiran, dan relaksasi otot progresif terhadap tanda, gejala, kemampuan klien mengontrol nyeri, hambatan mobilitas fisik, dan ansietas. Desain karya ilmiah ini case series pada 7 klien stroke non hemoragik, dengan memberikan tindakan keperawatan generalis, dilanjutkan dengan penghentian pikiran dan relaksasi otot progresif. Hasil yang didapatkan adalah berkurangnya tanda gejala ansietas, dan tersisa lapang persepsi masih turun pada aspek kognitif, merasa bingung pada aspek afektif, tidak nafsu makan, sulit tidur, dan mulut kering pada aspek fisiologis, melamun dan kontak mata buruk pada aspek perilaku, menarik diri dari hubungan interpersonal di aspek sosial. Untuk nyeri masih ditemukan nyeri ringan dan pada hambatan mobilitas fisik ditemukan nilai kekuatan otot 3 dan 4. Klien mampu mengendalikan nyeri dengan kemampuan generalis dan penghentian pikiran, dan melakukan mobilitas fisik dengan generalis dan relaksasi otot progresif dan mengendalikan ansietas dengan generalis, penghentian pikiran, dan relaksasi otot progresif. Hasil karya ilmiah ini direkomendasikan untuk melakukan penelitian intervensi dengan mengkombinasikan tindakan keperawatan pada diagnosis fisik dan psikososial serta kerjasama perawat generalis dan perawat spesialis.