Hasan Sadeli
STIKes Kuningan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA KLIEN ODGJ DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIRANCAN KABUPATEN KUNINGAN Hasan Sadeli
National Nursing Conference Vol. 1 No. 1 (2020): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis dengan meningkatnya kadar gula darah. Hasil studi pendahuluan menunjukkan dari 6 orang yang diwawancara terdapat 3 orang di ruang rawat inap dan 1 orang di ruang rawat jalan mengalami stress. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat stress pada pasien Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap dan Rawat Jalan RSUD 45 Kuningan Tahun 2019. Jenis penelitian menggunakan comparative study dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien diabetes mellitus baik Rawat Inap maupun Rawat Jalan selama 2 minggu di Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kuningan Tahun 2019. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan analisis data melalui uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden mayoritas berjenis kelamin perempuan, berusia 51-60 tahun, berpendidikan SD, dan bekerja sebagai IRT dan tingkat stress pasien diabetes mellitus di ruang rawat inap dan rawat jalan mayoritas pada tingkatan normal masing-masing sebesar 40% dan 60%. Analisis bivariat berdasarkan uji t menunjukkan p-value = 0,005 <  = 0,05. Simpulan penelitian, terdapat perbedaan tingkat stress pasien diabetes mellitus di Ruang Rawat Inap dan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kuningan Tahun 2019. Disarankan hasil penelitian dapat memberikan informasi mengenai tingkat stress pasien diabetes mellitus di ruang rawat inap dan rawat jalan
PERBEDAAN TINGKAT STRESS PASIEN DIABETES MELLITUS DI RUANG RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN RSUD 45 KUNINGAN Hasan Sadeli
National Nursing Conference Vol. 1 No. 1 (2020): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) seringkali mengalami ketidakpatuhan mengkonsumsi obat yang berakibat kepada kekambuhan. Jumlah gangguan jiwa di Kabupaten Kuningan tahun 2017 sekitar 1.856 orang, dengan rincian sebanyak 938 diobati, 918 orang tidak di obati, 18 dikurung dan 13 di pasung. Data di wilayah kerja Puskesmas Mandirancan terdapat 53 orang dengan gangguan jiwa. Dukungan keluarga, pengetahuan dan sikap keluarga akan berperan besar dalam kepatuhan klien ODGJ dalam menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan minum obat pada klien ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Mandirancan Kabupaten Kuningan Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 53 klien. Peneliti menggunakan teknik Total sampling. Data primer melalui pengisian kuesioner oleh responden. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat dengan metode Rank Spearman. Hasil analisis univariat menunjukan 26 responden (49,1%) mempunyai tingkat pengetahuan baik, 31 responden (58,5%) memberikan sikap positif, 35 responden (66%) memberikan dukungan baik, serta 29 responden (54,7%) memiliki tingkat kepatuhan minum obat sedang. Hasil analisis korelasi Rank Spearman, terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan (p value =0,007), sikap keluarga (p value = 0,000), dan dukungan keluarga (p value = 0,000) dengan tingkat kepatuhan minum obat. Disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan, sikap keluarga, dan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat. Diharapkan klien rutin berobat atau kontrol ke puskesmas dan keluarga selalu mengawasi klien saat minum obat.