Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Category Shifts in Paulo Coelho’s The Winner Stands Alone Novel in Indonesian Translation Kanimolia Kedoh; June A Jacob; Ifoni Ludji

Publisher : Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sambi Poleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to discover the types of category shifts used in The Winner Stands Alone's Indonesian translation and the dominant type of category shifts used in The Winner Stands Alone's Indonesian translation. The data were taken from Paulo Coelho's English novel The Winner Stands Alone and its Indonesian translation, Sang Pemenang Berdiri Sendirian. This writing belongs to Qualitative research. The type of data used in this research is documentary. The data analysis shows that all category shifts, namely structure, class, unit, and intra-system shifts, occurred in The Winner Stands Alone novel's Indonesian translation. There were 293 cases of category shifts that occurred. Structure shift with 135 data or 46,07% out of 293 total data, followed by unit shift with 96 data or 32,77% out of 293 total data, the intra-system shift with 37 data or 12,63% out of 293 total data, and the class shift with 25 data or 8,53% out of 293 total data. Therefore, structure shift is the dominant type of category shift that occurred in the Indonesian translation of The Winner Stands Alone novel
Konfirmasi Data Ortografi Bahasa Sabu: Kamus Bergambar Thersia Magdalena Tamelan; Zuvyati Aryani Tlonaen; Ifoni Ludji; Susi Ga Dara
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.5779

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengonfirmasi dan memvalidasi sistem ortografi Bahasa Sabu (Hawu) yang digunakan dalam Kamus Bergambar Hawu–Indonesia–Inggris sebagai media pembelajaran dan pelestarian bahasa daerah. Bahasa Sabu memiliki karakteristik fonetik khas yang tidak sepenuhnya terakomodasi dalam ejaan bahasa Indonesia, seperti bunyi implosif, glotal, vokal panjang, dan vokal madya (schwa). Oleh karena itu, diperlukan sistem ortografi yang konsisten, transparan, dan mudah dipahami oleh pengguna. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari di UPTD SD Negeri 1 Seba, Kabupaten Sabu, dengan melibatkan 10 siswa kelas V, 8 guru, dan 4 penutur asli Bahasa Sabu. Metode yang digunakan meliputi pembacaan kosakata oleh siswa, observasi kesalahan baca, diskusi terarah dengan guru, serta validasi akhir bersama penutur asli. Analisis dilakukan dengan membandingkan tiga sistem ortografi yang telah digunakan sebelumnya, yaitu versi LAI (2000), Paddi (2019), dan UBB-GMIT (2020), untuk menilai keterbacaan, tingkat kesulitan, serta kekurangan dalam representasi bunyi. Hasil menunjukkan bahwa ortografi dalam kamus memiliki tingkat keterbacaan yang baik dan mudah dipahami oleh sebagian besar siswa dan guru karena transparansi fonemiknya. Namun, masih ditemukan kesulitan pada pengenalan vokal schwa dan vokal panjang, serta kebingungan akibat perbedaan simbol antarversi ortografi. Kegiatan ini memperkuat akurasi linguistik kamus, meningkatkan literasi bahasa daerah di sekolah, dan mendukung pelestarian Bahasa Sabu secara berkelanjutan.