Eddy Selamat
STIE Nobel Indonesia, Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA, DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (STUDI KASUS PADA DINAS PERIKANAN KABUPATEN PINRANG) Eddy Selamat
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 10 No. 3 (2021): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/jbk.v10i3.3154

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh Kualitas sumber daya manusia, Disiplin Kerja dan Lingkungan kerja terhadap kinerja Aparatur sipil negara pada Dinas Perikanan Kabupaten Pinrang. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Sebanyak 47 responden yang diambil sebagai sampel dalam penelitian ini. Adapun instrument yang digunakan untuk menguji layak tidaknya suatu pertanyaan didalam kuesioner adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Untuk metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik yang diperkuat dengan uji normalitas dan uji multikorelasi dan dalam pengujian hipotesis meliputi analisis regresi linear berganda, uji t serta uji ketetapan model (uji F dan R2 ) dengan Bantuan SPSS 19.0. Dari hasil penelitian tersebut di ketahui bahwa Lingkungan Kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Aparatur sipil negara pada Dinas Perikanan Kabupaten Pinrang. Lingkungan kerja merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja Aparatur sipil negara ditunjukan dengan hasil uji t sebesar 2,520 dengan tingkat signifikan 0,16. Diikuti oleh variabel Kualita Sumberdaya Manusia yang berpengaruh positif terhadap kinerja Aparatur sipil negara ditunjukan dengan hasil uji t sebesar 2,331 dengan tingkat signifikan 0,025. Variabel disiplin kerja tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Aparatur sipil negara yang ditunjukan dengan hasil uji t paling kecil yaitu sebesar -0,330 dengan tingkat signifikan 0,743.