Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Kebutuhan Gizi Seimbang pada Ibu Menyusui di Ruang Nifas RSU Ibnu Sina Makassar Yusrah Taqiyah; Rizqy Iftitah Alam; Fatma Jama
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: April
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v2i1.1017

Abstract

Gizi pada ibu menyusui sangat penting untuk meningkatkan produksi ASI. Status Gizi pada ibu menyusui sangat mempengaruhi kualitas dan volume ASI. Meningkatnya produksi ASI juga di pengaruhi oleh cadangan didalam tubuh seperti lemak yang di ubah menjadi energi dalam ASI. Oleh sebab itu sangat diperlukan penyuluhan tentang gizi pada ibu menyusui. Tujuan dilakukan penyuluhan ini adalah ibu post partum memahami tentang pentingnya kebutuhan gizi seimbang selama menyusui. Metode yang dilakukan adalah ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Hasil yang di peroleh setelah dilakukan penyuluhan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu post partum tentang gizi seimbang selama menyusui.
Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja Putri dalam Meningkatkan Pengetahuan tentang Kebersihan Alat Genitalia Fatma Jaya; Yusrah Taqiyah; Rizqy Iftitah Alam; Tutik Agustini
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v2i2.2248

Abstract

Pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja putri sangatlah penting untuk diketahui sejak dini. Infeksi alat kelamin merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami wanita. Infeksi genital disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya struktur anatomi menempati urutan pertama. Meskipun flora normal vagina dalam sistem reproduksi wanita memberikan mekanisme perlindungan alami, risiko infeksi genital meningkat dipengaruhi oleh keadaan uretra, vagina, dan anus yang berdekatan ditambah dengan kebersihan vagina yang buruk dan tidak mengenakan pakaian dalam yang tepat berkontribusi pada perkembangan infeksi saluran kemih pada wanita. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan penyuluhan dan demonstrasi dimana pengetahuan dan keterampilan remaja putri tentang kebersihan alat genetalia meningkat.
Penerapan Balut Tekan sebagai Strategi Penanganan Awal Perdarahan Vulnus Laceratum di IGD Puskesmas Liwuto Kota Baubau Achmad Rinaldi Erman; Yusrah Taqiyah; Muhajirin Muhajirin; Akbar Asfar
Wal'afiat Hospital Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/t3q8k068

Abstract

Laceration wounds (vulnus laceratum) may cause pain and external bleeding, requiring prompt initial management to prevent excessive blood loss. One simple early bleeding control strategy is direct pressure maintained with a pressure dressing. This case report describes the use of a sterile pressure dressing in a male patient (Mr. L) with a left plantar foot wound due to glass injury, accompanied by pain and active bleeding, presenting to the emergency unit of Liwuto Primary Health Center, Baubau. Data were obtained through clinical observation, brief interview, and review of available medical records/procedure sheets. Pain was assessed using the Numeric Rating Scale (NRS), while bleeding outcome was operationalized using bleeding status (active/controlled), dressing status (wet/dry), and time to hemostasis. After sterile pressure dressing application and 4-hour monitoring, pain decreased from NRS 8 to 3, and active bleeding was no longer observed at the 4-hour evaluation. These findings indicate clinical improvement in this case, but interpretation is limited by single-case design (n=1) without controls, incomplete quantitative serial bleeding documentation, and potential confounding from concomitant interventions (e.g., analgesics).
Penerapan Balut Tekan sebagai Strategi Penanganan Awal Perdarahan Vulnus Laceratum di IGD Puskesmas Liwuto Kota Baubau Achmad Rinaldi Erman; Yusrah Taqiyah; Muhajirin Muhajirin; Akbar Asfar
Wal'afiat Hospital Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/t3q8k068

Abstract

Laceration wounds (vulnus laceratum) may cause pain and external bleeding, requiring prompt initial management to prevent excessive blood loss. One simple early bleeding control strategy is direct pressure maintained with a pressure dressing. This case report describes the use of a sterile pressure dressing in a male patient (Mr. L) with a left plantar foot wound due to glass injury, accompanied by pain and active bleeding, presenting to the emergency unit of Liwuto Primary Health Center, Baubau. Data were obtained through clinical observation, brief interview, and review of available medical records/procedure sheets. Pain was assessed using the Numeric Rating Scale (NRS), while bleeding outcome was operationalized using bleeding status (active/controlled), dressing status (wet/dry), and time to hemostasis. After sterile pressure dressing application and 4-hour monitoring, pain decreased from NRS 8 to 3, and active bleeding was no longer observed at the 4-hour evaluation. These findings indicate clinical improvement in this case, but interpretation is limited by single-case design (n=1) without controls, incomplete quantitative serial bleeding documentation, and potential confounding from concomitant interventions (e.g., analgesics).