Zuhriyandi
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Nilai-Nilai Kemanusiaan atas Pemikiran Tafsir Buya Hamka Zuhriyandi
At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 5 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/at-tahfidz.v5i1.354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran tafsir Buya Hamka tentang nilai-nilai kemanusiaan dalam al-Qur???an. Buya Hamka, sebagai seorang ulama dan intelektual terkemuka, memiliki kontribusi yang signifikan dalam memahami al-Qur???an dan menerjemahkannya ke dalam konteks kehidupan manusia. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami pandangan Buya Hamka tentang martabat manusia, persaudaraan, keadilan, dan hak asasi manusia yang diungkapkan melalui tafsirnya. Metodologi penelitian ini melibatkan analisis teks al-Qur???an dan karya tafsir Buya Hamka. Tinjauan literatur tentang pandangan ulama lainnya juga dilakukan untuk membandingkan dan mengontraskan interpretasi Buya Hamka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buya Hamka memberikan penekanan kuat pada pentingnya menghormati martabat manusia sebagai ciptaan Tuhan. Persaudaraan universal antarmanusia dianggapnya sebagai landasan untuk perdamaian dan harmoni dalam masyarakat. Pandangannya tentang keadilan tercermin dalam interpretasinya tentang hukum-hukum Islam yang adil dan inklusif. Selain itu, hak asasi manusia dipandang sebagai prinsip yang melekat pada pesan al-Qur???an dan harus dihormati dalam semua aspek kehidupan. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam memahami bagaimana Buya Hamka menghubungkan pesan kemanusiaan al-Qur???an dengan konteks sosial dan sejarahnya. Pemikirannya memiliki relevansi yang abadi dan dapat memberikan panduan berharga dalam menangani tantangan kemanusiaan modern. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pandangan Buya Hamka tentang nilai-nilai kemanusiaan dalam al-Qur???an dan kontribusinya terhadap pemahaman Islam yang inklusif dan berwawasan masa depan.
Kepemimpinan Bijaksana dalam QS. Al-Anbiya Ayat 78-79: Kajian Hermeneutika Ma’na cum Maghza Zuhriyandi
ISME : Journal of Islamic Studies and Multidisciplinary Research Vol 2 No 1 (2024): ISME: Journal of Islamic Studies and Multidisciplinary Research
Publisher : Yayasan Dharma Lentera Khatulistiwa (MALEWA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61683/isme.vol21.2024.23-32

Abstract

Kepemimpinan yang bijaksana merupakan aspek sentral dalam kisah Nabi Daud dan Sulaiman sebagaimana terungkap pada QS. al-Anbiya (21:78-79). Tujuan penelitian adalah untuk mengungkapkan hikmah dan nilai-nilai kepemimpinan yang terkandung dalam narasi tersebut serta mengeksplorasi relevansinya dalam konteks modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode ma’na cum maghza. Data primer diperoleh melalui studi pustaka al-Qur’an dan tafsir serta literatur terkait kepemimpinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan bijaksana Nabi Daud dan Sulaiman mencakup aspek-aspek seperti keadilan, keberanian, dan kebijaksanaan spiritual. Analisis ma’na cum maghza mendalam mengungkapkan nilai-nilai moral yang mendasari tindakan kedua Nabi, memberikan wawasan tentang bagaimana kepemimpinan yang bijak dapat memberikan dampak positif dalam masyarakat. Relevansi penelitian ini terletak pada kemampuan untuk mengekstrak prinsip-prinsip universal dari kisah Nabi Daud dan Sulaiman serta menerapkannya dalam konteks kepemimpinan modern. Implikasi praktis penelitian ini adalah memberikan panduan bagi pemimpin masa kini untuk mengintegrasikan nilai-nilai etika dan spiritualitas dalam pengambilan keputusan dan interaksi mereka dengan masyarakat.