This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan
Putu Ayu J Sastamidhyani
Fakultas Kesehatan, Institut Teknologi dan Kesehatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Oka Wahyuda; Putu Gede Darma Suyasa; Ketut Alit Adianta; Putu Ayu J Sastamidhyani
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i1.1278

Abstract

Budaya keselamatan pasien diterapkan sebagai salah satu upaya dalam mengurangi kejadian yang dapat merugikan pasien baik secara fisik, materi maupun psikis. Melakukan evaluasi terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan budaya keselamatan pasien, dapat membantu rumah sakit untuk tetap menjaga kualitas, citra dan mutu rumah sakit. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan budaya keselamatan pasien di rumah sakit. Metode: Penelitian ini merupakan jenis literature review yang dilakukan dengan mencari artikel yang berkaitan dengan factor-faktor yang berhubungan dengan budaya keselamatan pasien. Database yang digunakan adalah Pubmed, Google Scholar dan Scient Direct. Kriteria inklusi yang digunakan untuk pengumpulan data adalah full article, penerbitan jurnal dari tahun 2017 hingga tahun 2023 menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia serta penelitian yang dilaksanakan di rumah sakit dengan topic budaya keselamatan pasien. Sedangkan kriteria eksklusi meliputi: jurnal tidak dapat didownload, dan tempat penelitian selain rumah sakit. Jurnal yang dipilih berjumlah 10 jurnal. Hasil: faktor-faktor yang berhubungan dengan budaya keselamatan pasien meliputi: kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, staffing, respon tidak menyalahkan dan pelaporan.  Kesimpulan: faktor-faktor yang berhubungan dengan budaya keselamatan pasien belum secara optimal dilaksanakan di rumah sakit, faktor-faktor tersebut sekaligus menjadi indikator yang mengukur pelaksanaan budaya keselamatan pasien.