Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN METODE SWOT DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN PADA PT. AJ CENTRAL ASIA RAYA CABANG SURABAYA Muhammad Khakul Mutakin; Nurus Safa’atillah
Media Mahardhika Vol. 17 No. 1 (2018): September 2018
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/mahardika.v17i1.63

Abstract

Marketing strategy is a suggestion to communicate the company's goals with the direction to be taken to achieve the goal. The use of SWOT analysis is one tool used to determine the advantages and disadvantages of a company. So is the consumer's appetite for unit link products. Unit link products play an important role for everyone in order to prevent and transfer losses that will occur. The method used in this study is qualitative with qualitative descriptive approach, the type of case study research on the object of research using observation methods, interviews and documentation. While the method of data analysis using SWOT analysis techniques (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Based on the weight diagram and rating of each SWOT matrix element can be known that the position of the company or agency PT. AJ Central Asia Raya is currently in the first quadrant is a very favorable situation. Company PT. AJ Centtral Asia Raya Has Internal Coordinates: (Total Score Strength - Total Score Weakness) = 1.97 - 1.35 = 0.62. External Coordinate: (1.79 - 1.40 = 0.39, so the coordinate point lies at (0.62; 0.39), so it can take advantage of the opportunities that exist. The Marketing Strategy used by PT. AJ Central Asia Raya is Aggressive Strategy.
PENGARUH PIUTANG ANGGOTA DAN SIMPANAN WAJIB TERHADAP PEROLEHAN SHU PADA KOPWAN "LESTARI" DESA PANGKATREJO Nurus Safa’atillah
Media Mahardhika Vol. 17 No. 3 (2019): May 2019
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/mahardika.v17i3.102

Abstract

Given the importance of the development of cooperatives, the task faced by cooperatives for the future more and more severe. Based on the principles and basic joints of cooperatives, one of the requirements to develop the welfare of members in particular and the general public. The cooperative should obtain the advantage or more precisely SHU that will be used as an indicator to assess the success or achievement of the cooperative management in running its business. the method of analysis used in this study is a simple correlation test, multiple linear regression test, multiple correlation test, coefficient of determination test, T test and F test. From multiple linear analysis obtained equation = -5710038,987 + 0,329X1 - 0,510X2, so Account receivable member (X1) is more dominant in effect to the acquisition of SHU (Y) compared with mandatory deposit (X2). The result of hypothesis test t1 (member receivable) 8,272> t table2,571 and t2 (mandatory deposit) -4,835 <t table -2,571 so that member's account and obligatory deposit have partial influence to earnings SHU. F test calculation 181,933> 5,786 so that member account and obligatory deposit have influence simultaneously to acquisition of SHU.
ANALISIS PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT MELALUI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN UMKM KERAJINAN TANAH LIAT DI DESA LAREN LAMONGAN Nurus Safa’atillah; Ike Susanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2799-2805

Abstract

Bukan hanya uang dan dorongan yang penting ketika suatu bisnis ingin menjadi besar. Teknologi, manajemen, dan sistem keuangan yang stabil semuanya sangat penting untuk dipahami oleh para pelaku bisnis. Kerajinan yang terbuat dari tanah liat (pot) dibuat khusus untuk menampung dan menyiapkan makanan. Pelak sering digunakan untuk membuat nasi liwet, sayuran panas, bahkan jamu. Dimensi bergeser tergantung pada tujuan penggunaan. Yang lebih kecil adalah benda yang akan Anda temukan di sebagian besar dapur biasanya untuk wadah ikan atau petis. Kerajinan pelak di desa laren merupakan komoditas kerajinan tanah liat dengan kelembapan tanah yang didapat dari bengawan solo. Tujuan pengabdian masyarakat di produksi kerajianan tanah liat Laren Lamongan ini yaitu : 1) pemberdayaan perempuan desa 2) perkembangan kerajinan tanah liat. 3) proses pengembangan pemasarannya 4) proses manajemen produksi 5) Meningkatkan peran aparat desa dan partisipasi masyarakat untuk peningkatan perekonomian. Masyarakat Desa Laren memberdayakan perempuan dan UMKM kerajinan tanah liat di Desa Laren yang berciri khas desa,tujuan peningkatan perekonomian adalah untuk memberi wadah masyarakat perempuan untuk berperan menjadi perempuan yang sejahtera yang memanfaatkan sumber daya alam yang ada di daerah sekitar, karena masyarakat punya anggapan beragam mengenai kerajinan tanah liat periuk tentang proses produksinya dan proses penjualannya. Teksture tanahnya mengikuti cuaca di daerah sekitar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kondisi Desa Laren memang sebenarnya sangat dekat dengan bengawan solo dan itu menjadi salah satu ciri khas desa Laren dan menjadi patokan sumber mata pencaharian  perempuan di Desa Laren Lamongan. Sebagian besar barang yang diproduksi mencakup dimensi, estetika, dan kualitas yang tidak sama. Usaha kecil dan menengah (UKM) di industri tanah liat tampaknya sebagian besar terfokus pada mempertahankan operasi mereka. Akibat dari permasalahan tersebut, kami para akademisi merasa terpanggil untuk membantu para mitra UMKM di Desa Laren Lamongan Provinsi Jawa Timur yang berada dalam posisi genting untuk berkembang. Seminar pelatihan dengan manajemen pemasaran dan sumber kewirausahaan, serta pendekatan diskusi dan observasi untuk mengidentifikasi kesulitan, adalah solusi yang diusulkan. Hasil pelatihan dan akses pemasaran dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas, oleh karena itu dilakukan juga kegiatan pendampingan dan pemantauan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan produksi perusahaan.