Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN HARGA JUAL TEMPE DENGAN MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING PADA HOME INDUSTRY Dwi Narullita Dini; Tri Hernawati; Siti Rahmah Sibuea
Buletin Utama Teknik Vol 16, No 1 (2020): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan antara perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing yang dilakukan peneliti dan perhitungan harga pokok produksi dan harga jual yang dilakukan oleh Home Industry tempe di Desa Rebah. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Home Industry tempe Desa Rebah, Dusun II, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi, wawancara, dan analisis menggunakan metode full costing untuk menentukan harga pokok produksi dan harga jual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan, dalam perhitungan harga pokok produksi tempe menurut metode full costing adalah Rp. 9.894,20,-/kg, sedangkan harga pokok produksi menurut perusahaan adalah Rp. 8.959,83/kg dan harga jual menurut perusahaan adalah Rp.12.000,-kg. 
PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI TEH HITAM MENGGUNAKAN METODE ROUGH CUT CAPACITY PLANNING DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV UNIT KEBUN TOBASARI Dicky Liliyen; Tri Hernawati; Bonar Harahap
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Perkebunan Nusantara IV Unit Kebun Tobasari perusahaan tersebut merupakan perusahaan industri yang bergerak dalam bidang pengolahan teh hitam. Jumlah permintaan terhadap Teh hitam bervariasi setiap bulannya. Dalam memperkirakan jumlah produk yang harus dihasilkan maka diperlukan peramalan. Peramalan merupakan proses untuk memperkirakan beberapa kebutuhan di masa datang. Dalam penelitian ini dilakukan di Hasil olahan perusahaan ini diproduksi dengan sistem make to stock, dan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Kebutuhan kapasitas yang diperlukan perusahaan dapat dihitung dengan metode RCCP (Rough Cut Capacity Planning). Metode RCCP digunakan karena perencanaan produksi jangka menengah memiliki ketidakpastian yang cukup besar sehingga perencanaan kapasitas secara detil menjadi kurang efektif untuk digunakan. Metode terbaik yang digunakan untuk peramalan permintaan teh hitam adalah metode Eksponensial dengan SEE fungsi peramalan paling kecil yaitu SEE Eksponensial1.859,81 dengan utilitas sebesar 87,5% dan efesiensi sebesar 50%. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa tidak memiliki kekurangan kapasitas di semua work centre.