N R Wijaya
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVIEW: KRANGEAN (Litsea cubeba (Lour.) Pers.) SEBAGAI TANAMAN OBAT DAN UPAYA PERBANYAKANNYA N R Wijaya; D Safrina
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Litsea cubeba (Lour.) Pers. merupakan salah satu tumbuhan anggota family Lauraceae yang memiliki berbagai kegunaan seperti bahan baku minyak wangi, penyedap rasa, kosmetik, dan obat-obatan. Tumbuhan ini juga dikenal sebagai penghasil minyak atsiri. Kandungan minyak atsiri menyebabkan krangean memiliki berbagai khasiat seperti antikanker, antioksidan, antibakteri, antinflamasi, dan repelen. Berbagai senyawa kimia yang terkandung dalam tanaman tersebet berupa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, glikosida dan steroid. Komponen tersebut terdapat pada bagian daun, bunga, buah, biji dan kulit batang. Meskipun memiliki berbagai khasiat tumbuhan ini belum banyak dibudidayakan oleh masyarakat akibat sulitnya budidaya dan daya regenerasi yang rendah. Berbagai penelitian budidaya sebagai upaya perbanyakan telah dilakukan seperti perkecambahan, penggunaan kombinasi media tanam, naungan, stek, perkecambahan dan kultur jaringan.
REVIEW: POTENSI PEMANFAATAN Premna serratifolia L. SEBAGAI PENGENDALI Aedes aegyptic D Susanti; N R Wijaya
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit akibat virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dengan kasus serangan 73,35% pada tahun 2020. Salah satu upaya menurunkan tingkat penyebaran DBD adalah dengan memutus rantai siklus hidup A. aegypti pada fase larva. Penggunaan larvasida botanik menjadi alternatif untuk menghindari dampak negatif penggunaan larvasida kimia sintetik. Premna serratifolia (Famili: Lamiaceae) merupakan salah satu tumbuhan yang digunakan oleh etnis Gebe dan Kao untuk pengendalian nyamuk secara tradisional. Pengkajian lebih mendalam dilakukan untuk menggali potensi pemanfaatan P. serratifolia sebagai pengendali nyamuk, terutama A. aegypti. Pengkajian dilakukan dengan metode systematic review. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa P. serratifolia L. memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku insektisida dengan aktivitas repellen dan larvasida untuk pengendalian A. aegypti karena memiliki minyak atsiri yang mengandung senyawa sesquiterpene hydrocarbons dan oxygenated sesquiterpenoids. Pemanfaatan P. serratifolia perlu memperhatikan sumber perolehan bahan baku yang digunakan. Pemanfaatan minyak atsiri juga harus diawali dengan penelitian skala laboratorium dan lapangan terkait penerapan minyak atsiri dan formulasi aplikasi potensial yang tepat.