N Setiati
Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN JENIS COLLEMBOLA DI JATIBARANG KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG N T Qonita; P Partaya; N Setiati
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Collembola merupakan fauna tanah yang berperan sebagai perombak bahan organik, pemakan jamur, indikator perubahan keadaan tanah, dan penyeimbang fauna tanah. Collembola sangat sensitif terhadap perubahan suhu dan faktor abiotic tanah sehingga collembola dapat dijadikan sebagai indikator alami kesehatan tanah. Penelitian ini bertujuan mengetahui keanekaragaman Collembola pada 3 habitat yang berbeda di Kecamatan Jatibarang. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan menentukan kriteria lahan berdasarkan penentuan lokasi penelitian, pengambilan spesies digunakan menggunakan ekstraksi corong barlese dan pitfall trap. Hasil yang didapatkan sebanyak 11 genus. Pada habitat TPA didapatkan 8 Genus berbeda yaitu, Lepidpcytus, Acrocyrtus, Cyphoderopsis, Rambutsinela, Dicranocentrus, Micrisotoma, Isotomiella , Folsomina , yang didominasi oleh Genus Folsomia . Pada habitat sawah bero didapatkan 3 Genus yaitu Ascocyrtus, Lepidocyrtus, Acrocyrtus, yang didominansi oleh genus Lepidocyrtus. Pada habitat kebun didapatkan 4 genus yaitu Ascocyrtus, Lepidocyrtus, Bromacanthus, Sinella didominansi oleh genus Ascocyrtus.
PENGEMBANGAN ATLAS HISTOLOGI BERBASIS SISTEM SEBAGAI SUPLEMEN PEMBELAJARAN JARINGAN HEWAN DI SMA FZ Farento; Lisdiana Lisdiana; N Setiati; S Ngabekti
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, validitas, dan kelayakan Atlas Histologi berbasis Sistem sebagai suplemen pembelajaran materi jaringan hewan. Desain penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan langkah potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk dan produk untuk pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMAN 2 Pati, dengan 16 siswa dan 2 guru. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, angket validasi materi dan media, dan angket uji kelayakan (guru dan siswa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan berupa Atlas Histologi berisi gambar histologi organ, berwarna dengan urutan sesuai sistem pada tubuh makhluk hidup, validitas materi dengan kategori sangat valid (90,17%), validasi media dengan kategori sangat valid (97,66%), serta data tanggapan guru sebesar 85% dan siswa 85,20% dengan kategori sangat layak. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Atlas Histologi berbasis Sistem valid dan layak digunakan sebagai suplemen pembelajaran materi jaringan hewan di SMA.
KEANEKARAGAMAN JENIS GASTROPODA DI RAWAPENING KABUPATEN SEMARANG JAWA TENGAH Partaya Partaya; N Setiati
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 10 (2022)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Danau Rawapening merupakan danau yang telah mengalami eutrofikasi yang sangat tinggi dan telah mengalami pendangkalan serta banyak ditumbuhi eceng gondok. Proses eutrofikasi telah berlangsung cukup lama, sehingga meningkatkan jumlah biota yang hidup di danau tersebut. Salah satu biota yang menarik adalah gastropoda. Kehadiran gastropoda di perairan danau tersebut penting sekali diketahui kekayaan jenis dan keanekaragaman jenisnya yang hidup sebagai bentos dan perifiton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginventarisasi jenis gastropoda, menganalisis keanekaragaman jenis , kemerataan serta dominansi jenis gastropoda yang terdapat di Danau Rawapening. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan menggunakan garis transek serta cuplikan dengan kuadrat 1 x1 meter. Hasil penelitian diperoleh 14 jenis gastropoda dan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener berkisar 1,02 – 2,10 yang termasuk kategori rendah sampai sedang, untuk indeks kemerataan jenisnya termasuk kriteria tinggi dijumpai di hulu Sungai Tuntang dan Muara Sungai Muncul. Sedangkan untuk dominansinya termasuk rendah, yang dijumpai di hulu Sungai Tuntang dan muara Sungai Muncul.